Membahas Obat Intervensi

News - December 07,2018 00:00 WIB

Post

Baru-baru ini, Forum Terapi Intervensi Tiongkok yang ke-12 (CIC2018) diadakan di Tiongkok, Shenyang Medical University. Profesor Niu Lizhi dari Rumah Sakit Kanker FUDA diundang untuk melakukan pidato utama di konferensi ini.

 

Setelah hampir 20 tahun berkembang, China Interventional Therapy Forum (CIC2018) telah menjadi salah satu konferensi obat intervensi yang paling berpengaruh di Tiongkok. Tujuan utamany adalah untuk pengenalan melalui ceramah para ahli dan demonstrasi terapi intervensi (secara langsung atau melalui video). Sebagai bahan pembelajaran untuk meningkatkan perawatan dengan metode intervensi dan operasi bedah. Forum ini adalah platform bagi pekerja medis metode intervensional untuk sepenuhnya memahami peralatan kas dari dalam maupun luar negeri, serta teknologi dan metode baru untuk mendiagnosis dengan metode intervensi. Tujuan dari forum ini adalah mempopulerkan, meningkatkan, inovasi serta memberi bimbingan. Kedua RS Shenyang dan Dalian akan melakukan operasi langsung pada saat yang bersamaan dan menggabungkan hasil diskusi kasus kasus sulit dengan keynote para ahli dari dalam maupun luar negeri. Platform ini juga dapat digunakan untuk bertukar penelitian atau inovasi. Fan Daiming, Yu Jinming, dan Ge Junbo dari akademi Teknik Ilmu Pengetahuan China ikut menghadiri pertemuan tersebut yang dipimpin oleh Prof Xu Ke sebagai ketua Asosiasi Dokter Intervention China, presiden kehormatan dari Intervention Physician Branch, Chinese Medical Doctor Association, Kepala Ilmuwan National 863 Association. 

 

Profesor Niu Lizhi dan Profesor Xu Ke di Acara Forum Terapi Intervensi Tiongkok yang ke-12 (CIC2018)
Prof Niu Lizhi dan Prof Xu Ke

Akademisi Terkenal Berkumpul Untuk Berdiskusi Tentang “Perkembangan Baru Dalam Pengobatan Intervensional”

 

Konferensi ini tidak hanya mengumpulkan banyak pakar domestik terkenal, tetapi juga para ahli dari Amerika Serikat, Jepang, dan para ahli dari berbagai negarapun ikut berkumpul untuk membahas pengembangan obat intervensi China.

 

Dilaporkan bahwa obat intervensi, termasuk intervensi neurologis, intervensi kardiovaskular, dan intervensi tumor, telah menjalar ke semua aspek perawatan di rumah sakit. Dalam intervensi onkologi, Profesor Ronal S Arellano dari Universitas Harvard di Amerika Serikat memperkenalkan berbagai teknik isolasi untuk memastikan ketelitian dan keamanan ablasi. Profesor Osamu Matsui dari Jepang secara mikroskopis menunjukkan intervensi vaskular yang dikombinasikan dengan ablasi frekuensi radio, untuk mencapai hasil yang ideal dalam pengobatan alternatif kanker.

 

Profesor Niu Lizhi dan Profesor Ronal S Arellano di Acara Forum Terapi Intervensi Tiongkok yang ke-12 (CIC2018)
Prof Niu Lizhi dan Prof Ronal S Arellano

Profesor Niu Lizhi Menghadiri Konferensi dan Menyampaikan Pidato: ‘Cryotherapy Dapat Mengendalikan Kanker Paru-Paru Dini’

 

Profesor Niu Lizhi Menjadi Pembicara di Acara Forum Terapi Intervensi Tiongkok yang ke-12 (CIC2018)

Profesor Niu Lizhi dari Rumah Sakit Kanker FUDA memberikan pidato berjudul "Kemajuan Penelitian Cryoablasi pada Kanker Paru-Paru ".

 

Profesor Niu memperkenalkan bahwa Rumah Sakit Kanker FUDA memiliki lebih dari 2.000 pengalaman dalam Cryotherapy untuk kanker paru-paru. Cryotherapy tidak hanya dapat mencapai pengobatan paliatif pada kanker paru-paru, tetapi juga dapat mengurangi gejala dan rasa sakit pasien, sehingga mencapai efek terapeutik yang lebih baik dengan obat. Pada saat yang sama, untuk kanker paru-paru stadium awal, Cryotherapy dapat mencapai efek kontrol yang cukup baik sehingga menjadi pilihan yang baik untuk pasien stadium awal yang tidak cocok untuk operasi. Selain itu, Profesor Niu memperkenalkan bahwa semakin banyak orang yang menemukan sebuah massa di parunya pada pemeriksaan fisik mereka. Cryoablasi adalah pilihan terbaru untuk pasien yang tidak cocok dioperasi, atau yang tidak dapat dilakukan pengangkatan karena nodulnya kecil, atau bagi pasien yang merasa terburu- buru. 

 

Suasana di Ruang Operasi yang Dipimpin Profesor Niu Lizhi

 

Profesor Niu Lizhi mengatakan bahwa dengan berpartisipasi dalam pertemuan di forum ini ia dapat mengenali kesenjangan antara bidang intervensi China dan negara lainnya, Rumah Sakit Kanker FUDA akan terus belajar dalam pengobatan intervensi, menerapkan metode terbaru dan metode penelitian canggih yang menggabungkan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Direksi masing- masing dari perusahaan obat konvensional fokus pada eksplorasi dan pemecahan masalah klinis, sehingga dapat memberikan manfaat bagi mayoritas pasien dan menyediakan program perawatan klinis yang lebih baik.