+62851-0461-2299

Nano Knife sudah seperti ‘Kartu Identitas’ untuk mengobati tumor di Tiongkok

News - November 22,2019 00:00 WIB

Post

 

 

Baru-baru ini, dipimpin oleh dokter medis Jinshan Technology Co, Ltd, Profesor Yao Chenguo dari Universitas Chongqing, sebagai ketua, mengadakan pertemuan untuk membahas seputar Riset Ilmiah Nasional mengenai Nano-knife di Biro Sains dan Teknologi Chongqing. Saat ini, nano-knife telah menjadi teknologi paling maju di bidang ablasi tumor, terutama dalam pengobatan kanker pankreas yang di juluki “Rajanya Kanker" sehingga teknologi ini juga dijuluki “Senjata” khusus untuk kanker pankreas.

 

 

Saat ini, nanoknife telah menjadi sarana penting dan terobosan untuk pengobatan kanker pankreas. Tetapi hingga saat ini, hanya Amerika Serikat yang dapat memproduksi pisau nano- knife dan mesin tersebut. Faktanya, ternyata prinsip Nano-knife yang pertama kali di gagaskan bukanlah berasal dari orang Amerika melainkan Profesor Yao Chenguo dari Universitas Chongqing di China. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa China berada di garis depan dunia dalam penelitian mekanisme dan prinsip  kerja Nano-knife.

 

 

 

 

Chongqing Jinshan Technology Co, Ltd adalah salah satu perusahaan medis terkemuka di China. Mereka telah secara mandiri mengembangkan banyak perangkat medis, seperti gastroskopi kapsul, dll, yang telah dipromosikan ke banyak negara di dunia seperti Amerika Serikat, Korea Selatan dan sebagainya.

 

 

Wang Jinshan, ketua Perusahaan Jinshan, adalah seorang ilmuwan yang terlibat dalam kewirausahaan. Untuk penelitian lebih lanjut oleh karena itu Prof Wang mengajak Profesor Niu Lizhi untuk melakukan pertukaran mendalam dan berbagi pandangan mengenai tren Nanoknife di masa lalu, sekarang dan masa depan.

 

 

 

 

Pada saat yang sama, Ketua Wang Jinshan juga telah mendapatkan prestasi yang luar biasa dalam bidang Nanoknife. Dia mewakili negara bersama dengan pemimpin negara pergi mengunjungi banyak negara untuk mendorong perkembangan teknologi medis tercanggih di dunia, terutapa seperti gastroskopi kapsul. Profesor Niu Lizhi juga mengatakan bahwa Perusahaan Jinshan memiliki kemampuan R&D yang sangat kuat. Sejauh ini, mereka telah menyelesaikan prototipe mesin generasi pertama dan generasi kedua yang ebanding dengan Amerika Serikat dalam hal prinsip, mekanisme dan keefektifitasannya yang bahkan dapat melampaui Amerika Serikat.

 

 

Profesor Niu Lizhi berkata: "Jika Perusahaan Jinshan adalah 'kapak pahat', maka Rumah Sakit Kanker Fuda adalah 'penebang' pertama di China. Para ilmuwan di bidang Nanoknife harus bekerja sama dengan para dokter untuk terus menemukan jalan keluar bagi setiap permasalahan yang ada saat ini. Dalam penelitian medis, kami terus meneliti dan meningkatkan desain instrumen, dan terus berusaha untuk membuat kemajuan baru dalam teknologi nano-knife. "

 

 

 

 

 

Para ahli sepakat untuk bekerja sama dalam pengembangan teknologi Nano- knife

 

 

Pada konferensi tersebut, Rumah Sakit Pertama Universitas Chongqing, Rumah Sakit Pertama Universitas Zhejiang, Rumah Sakit Selatan, dan Rumah Sakit Kanker Fuda yang berafiliasi dengan Universitas Jinan berpartisipasi dalam sejumlah proyek besar sebagai unit klinis. Mewakili aplikasi klinis bedah Nano- knife terbanyak di Tiongkok, Wakil Presiden Rumah Sakit Kanker Fuda yaitu oleh Profesor Niu Lizhi merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam konferensi ini.

 

Sepanjang seminar, para ahli mengajukan banyak pertanyaan dan Profesor Niu Lizhi memberikan jawaban hingga mereka merasa puas.

 

 

 

 

Profesor Niu Lizhi mengatakan: "Dalam proyek Nano-knife ini kami sangat membutuhkan dukungan dari para pemimpin negara, supaya kami dapat berusaha keras untuk memproduksi instrumen Nano- knife ini di dalam negeri dengan meningkatkan kualitas Nano-knife itu sendiri. Sehingga perawatan ini menjadi ‘Kartu Nama’ tersendiri untuk merawat tumor di Tiongkok. Pada dasarnya Tiongkok memiliki banyak ilmuwan yang luar biasa, didukung dengan perusahaan- perusahaan yang memiliki teknologi tinggi serta inovatif yang luar biasa, rumah sakit dan tenaga dokter yang profesional. Jika negara memberikan perhatian besar dan juga dorongan maka teknologi ini dapat menembus pasar Internasional juga. “

 

 

 

 

Dr. Liu Zhengping menambahkan: Menjadi cerdas dan berani dalam berinovasi. Para petinggi dalam teknologi medis terus bergandengan tangan bersama para dokter ahli untuk melakukan sebuah terobosan dalam pengobatan. RS Kanker Fuda menjadi RS pertama yang melakukan Nano- knife di Tiongkok untuk mengablasi tumor.