0851-0461-2299

Forum Akademik Nano-Knife 2019

News - May 24,2019 00:00 WIB

Post

 

 

Pada 15 Mei, Asosiasi Anti-kanker Guangzhou dan juga RS Kanker Fuda menyelenggarakan Akademik Forum yang berfokus pada ‘Kemajuan dan Transformasi’ Nano-knife Ablasi Tumor, Pertukaran Teknologi Nano-knife serta merayakan kesejahteraan umum klinis yang diadakan di Guangzhou, dimana lebih dari 60 ahli, dan 200 perwakilan profesor- profesor dari dalam maupun luar negeri hadir ke acara akademis ini. Prof Luo Rongcheng (presiden RS Fuda), Prof Niu Lizhi (wakil presiden RS Fuda), Prof Wang Yuandong (wakil presidn RS Fuda), Prof Li Chaolong (Presiden kehormatan RS Fuda), Prof Chen Rufu (ahli onkologi terkenal), Prof Ma Dong, Prof He Xiaofeng, Prof Li Jianhua, Prof Song Weisheng, Prof Qu Lixin, dll juga diundang sebagai tamu pembicara dan juga tamu kehormatan untuk berdiskusi mengenai teknologi terbaru dalam elektroporasi ireversibel (ablasi Nano-knife) dan pengobatan pengganti.

 

 

‘Ilmiah’ merupakan salah satu konsep dari RS Fuda, kami banyak melakukan penelitan ilmiah serta kerja keras dalam mengakses teknologi tingkat dunia ini sejak dulu kala. Dengan mata tertuju pada teknologi terbaru pengobatan kanker tingkat dunia, RS Fuda terus melakukan pengenalan dan juga penelitian tentang teknologi ini, untuk membawa keuntungan bagi lebih banak pasien.

 

 

 

Insiden tumor pada sistem pencernaan seperti kanker pankreas dan juga kanker hati terus meningkat seiring berjalannya waktu dari tahun ke tahun. Banyak pasien yang berada pada stadium menengah hingga stadium lanjut saat didiagnosa penyakit ini. Hanya kurang dari 20% pasien yang dapat melalui operasi, sisa 80% hanya bisa melalui radioterapi dan kemoterapi, namun efek secara keseluruhan tidaklah memuaskan. Apa yang harus dilakukan pasien ketika mereka tidak bisa mendapatkan keuntungan dari pengobatan tradisional? Ablasi Nano-knife adalah kompensasi yang baik saat kurangnya pilihan pengobatan klinis, membawa harapan baru kepada pasien kanker pankreas dan juga kanker hati stadium lanjut. Pada 11 Oktober, FDA Amerika telah menyetujui secara resmi penggunaan ablasi Nano-knife dalam praktek klinis, dan mendapat persetujuan dari Uni Eropa pada bulan Desember di tahun yang sama. Juni 2015, Cina akhirnya juga meresmikan ablasi nano-knife dalam praktek klinis, dan RS Fuda menjadi rumah sakit pertama di TIongkok yang memperkenalkan peralatan Nano-knife.

 

 

 

 

Untuk melayani pasien dengan teknologi terbaru ini, itm ahli di RS Fuda telah megadakan penelitian ilmiah dengan teliti sesuai standar ilmiah dan mendapatkan hasil yang baik yaitu;

  1. Meyelesaikan monograf domestik pertama mengenai Nano-knife
  2. Mempublikasikan Penelitian Nano-knife pertama di Tiongkok.
  3. Berhasil melakukan ablasi Nano-knife pertama di Tiongkok.
  4. Urutan pertama di Asia dengan perawatan Nano-knife terbanyak
  5. Urutan pertama dalam menuliskan hasil ilmiah mengenai Nano-knife di Asia

 

 

 

 

Pertemuan ini dimulai dengan pidato pembukaan dari Prof Luo Rongcheng. Ia berkata bahwa acara ini diselenggarakan khusus untuk membangun sebuah peron pada komunitas Onkologi Hepatobiliari dan juga Pankreatik untuk dapat bertukar pikiran dan salaing menyemangati satu dengan yang lainnya, serta memperkenalkan hasil penelitian ablasi Nano-knife dan juga pengobatan presisi yang telah ditemukan oleh RS Fuda. Sehingga dapat digunakan untuk penelitian lebih jauh dengan standar, konsep baru dan juga model baru dari Nano-knife supaya kita sama- sama bisa mempelajarinya sehingga dapat meningkatkannya untuk menjadi yang lebih baik bersama- sama.

 

 

 

 

Prof Niu Lizhi, wakil presidn RS Fuda yang juga wakil dari Perkumpulan Cryosurgery Internasional jug memberikan laporan khusus mengenai penggunaan Nano-knife pada pengobatan kanker, ia juga menggaris bawahi 7 keuntungan dari teknologi ini:

    1.  Waktu ablasi yang singkat

    2. Tidak merusak struktur penting seperti; pembuluh darah, saraf dan juga saluran empedu, pencernaan dan trakea.

    3. Tidak dipengaruhi oleh suhu yang meningkat secara drastis

    4. Pengobatan yang detail dan garis pembatas yang jelas

    5. Area pengobatan dapat mengendalikan fungsi normal organ tersebut

    6. Proses perawatan dapat di monitor secara langsung

    7. Nano-knife dapat beradaptasi pada kondisi yang lebih rumit.

 

 

 

Prof Li Chaolong mengulang kesuksesan pertama dengan teknologi Nano-knife di Tiongkok, yaitu seorang pasien kanker pankreas asal Mesir yang berumur 61 tahun. CT scan pasien tersebut menunjukkan bahwa tumor nekrosis. Dan pasien akhirnya pulih dengan baik.

 

 

 

 

Prof Chen Rufu, seorang ahli terkenal dalam bidang hepatobiliari tumor dan tumor pankreas di Tiongkok yang juga wakil presiden dari RS Sun Yat-sen memberikan pidatonya yang luar biasa yang berjuul ‘Perkembangan Terakhir Pengobatan Untuk Kanker Pankreas.’ beliau berkata bahwa Nano-knife adalah sebuah revolusionari dan pengobatan minimal invasif yang sangat inovatif dalam menangani tumor, yang dibuat karena berbagai kekurangan dari ablasi tradisional untuk kanker pankreas, hati dan kanker saluran empedu. Ia juga menambahkan bahwa ablasi Nano-knife memang dikhususkan untuk tumor yang sudah menembus saluran vaskular pada kasus kanker pankreas tanpa jarak negatif dan juga tumor hati pada bagian hilar.

 

 

 

 

Ablasi tumor adalah perawatan pertama yang paling maju di abad ke- 21 ini. Membantu pasien dengan kanker yang sudah tidak dapat dioperasi, yang resistan terhadap operasi untuk mendapatkan pengobatan yang lebih efektif lagi. Beberapa teknik serupa ialah; ablasi termal (radiofrekuensi, mikrowave) dan cryoablasi (ablasi pisau argon- helium), dimana ireversibel elektroporasi (Ablasi Nano-knife) adalah teknik khusus yang tidak melibatkan panas dan dingin sama sekali. Jika ‘ablasi’ sebagai ‘mahkota’ pada pengobatan tumor lokal, maka nano-knife bagaikan ‘mutiara’ pada mahkota tersebut. Yu Jinming, yang berasal dari Akademis Teknik di Tiongkok mengatakan bahwa ablasi Nano-knife pada tumor telah diakui oleh seluruh komunitas akademis internasional. Kombinasi dari minimal invasif dan juga radioterapi atau terapi sistemis memiliki efek yang baik untuk mengontrol kanker saluran empedu dan tumor pankreas stadium lanjut.

 

 

 

 

 

Acara ini telah mengumpulkan onkologi- onkologi baik dari dalam maupun dari luar negeri untuk menaytukan hasil penelitian dari teknologi tercanggih di dunia yaitu ablasi Nano-knife, serta memperkenalkan konsep baru serta perkembangan diagnosa onkologi dan juga pngobatan di rumah dan luar negeri, dengan tujuan untuk mempromosikan perkembangan akademis dan perkembangan perawatan minimal invasif pada tumor mancanegara. Selain itu acara ini juga meluncurkan 100 peralatan klinis publik, dan mulai dari 18 Mei 2019, RS Fuda akan berkoordinasi dengan asosisasi Anti-kanker Tiongkok dan Asosiasi Anti Kanker Guanghou untuk melakukan 100 ablasi nano-knife sebagai ganti dari peralatan klinis publik di Tiongkok. Kami akan mengirimkan para ahli onkologi untuk pergi ke berbagai negara dan kota di provinsi Guangdong dan provinsi lainnya untuk membawa serangkaian aktifitas. Serangkaian pengobatan gratis dengan tim medis yang berkualitas kepada pasien langsung di rumahnya, demi kenyamanan pasien- pasien kanker.