Post

Meski jarang terjadi, nyatanya penyakit kanker mulut bisa mengancam nyawa Anda. Sebab berdasarkan data yang dirilis oleh National Cancer Institute, di Amerika Serikat ada sekitar 41 ribu kasus kanker mulut yang terjadi dan hampir 8.000 orang diantaranya meninggal dunia.

 

Kanker yang terjadi pada jaringan mulut ini memang harus diwaspadai karena dapat menyerang bagian mulut mana pun mulai dari bibir, lidah, gusi, dasar mulut, hingga langit-langit mulut. Pria juga harus lebih waspada dengan penyakit ini karena penyakit kanker mulut dua kali lebih sering terjadi pada pria. Risiko untuk terkena kanker mulut pun akan meningkat seiring dengan pertambahan usia.

 

Penyebab Kanker Mulut

 

Sama halnya dengan jenis kanker lainnya, hingga saat ini belum diketahui dengan pasti penyebab dari kanker mulut. Yang jelas, adanya perubahan abnormal pada perkembangan sel-sel dalam mulutlah yang bisa menyebabkan kanker mulut terjadi.

 

Beberapa penyebab lain, termasuk faktor risiko seseorang dapat menderita kanker mulut diantaranya:

  • Merokok

Dibanding orang yang tidak merokok, perokok lebih berisiko untuk terkena kanker mulut. Setidaknya 8 dari 10 kasus kanker mulit disebabkan oleh merokok sehingga perlu untuk menghentikan kebiasaan merokok sedini mungkin.

  • Konsumsi Minuman Beralkohol

Orang yang mengonsumsi minuman beralkohol lebih berisiko terkena kanker mulut, terlebih jika sudah kecanduan. Risiko untuk terkena kanker mulut pun semakin bertambah jika Anda adalah perokok dan juga kerap mengonsumsi minuman beralkohol.

  • Kebersihan Rongga Mulut yang Kurang Baik

Risiko untuk terkena penyakit kanker mulut juga lebih besar pada orang yang tidak menjaga kebersihan rongga mulutnya dengan baik.

  • Paparan Sinar UV

Tak hanya kanker kulit, paparan sinar UV dalam jangka waktu yang panjang juga  dapat meningkatkan risiko kanker mulut.

  • Pola Makan yang Buruk

Pola makan yang buruk juga dapat meningkatkan risiko kanker mulut. Kurangnya asupan makanan bergizi seperti vitamin A1, vitamin B2, Zinc, dan arsenic mampu meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap karsinogen. Inilah yang dapat meningkatkan risiko untuk terkena kanker mulut.

  • Menderita Infeksi HPV

Infeksi HPV juga kerap dikaitkan dengan kanker mulut. Pada kanker mulut, virus HPV dapat ditularkan melalui hubungan seksual secara oral.

 

Selain hal tersebut, ada faktor lain yang bisa meningkatkan risiko kanker mulut. Faktor keturunan di mana ada keluarga yang menderita kanker mulut, pernah menderita kanker mulut, sistem imun yang lemah, sering mengonsumsi daging merah, daging olahan atau makanan yang di goreng, hingga paparan bahan kimia tertentu di klaim juga bisa menjadi penyebab kanker mulut.

 

Gejala Kanker Mulut

 

Sama dengan penyakit kanker lainnya, gejala kanker mulut umumnya sulit untuk terdeteksi dengan baik, terutama pada stadium awal. Namun Anda harus waspada jika mengalami gejala berikut ini:

  • Munculnya Bercak Merah atau Putih Pada Mulut
  • Sariawan yang tidak kunjung sembuh dalam beberapa minggu. Terkadang disertai dengan perdarahan. 
  • Bisa pula munncul luka pada mulut yang tidak sembuh-sembuh yang tak jarang disertai dengan rasa nyeri, sakit dan sensasi terbakar.
  • Munculnya benjolan atau pembengkakakn pada dinding dalam mulut yang tak kunjung hilang. 
  • Terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening pada leher yang tidak kunjung sumbuh
  • Mati rasa, atau nyeri tanpa sebab pada area bibir bawah, wajah. Leher, dan dagu
  • Gigi goyang tanpa ada sebab
  • Sulit menelan, mengunyah, bahkan tak jarang juga menyebabkan sulit untuk berbicara
  • Rahang terasa kaku dan sakit saat membuka dan menutup mulut
  • Tak jarang sakit pada mulut disertai dengan sakit pada bagian telinga dan tenggorokan
  • Penurunan berat badan yang cukup drastis

Gejala kanker mulut kerap kali sulit dikenali dengan cepat karena gejala yang muncul sering dikaitkan dengan kondisi penyakit lain yang mungkin diderita. Yang jelas, jika Anda mengalami gejala tersebut dan Anda termasuk yang memiliki risiko tinggi untuk terkena kanker mulut, patut harus lebih waspada. Segera konsultasikan ke dokter kanker terbaik terdekat untuk mengetahui penyakit yang sedang diderita agar penanganan yang didapat juga dapat diperoleh sesegera mungkin.

 

Letak Umum Kanker Mulut

 

Diagnosis Kanker Mulut

 

Untuk mendiagnosis kanker mulut, sederet pemeriksaan mungkin akan dilakukan dokter guna memastikannya. Dokter akan memeriksakan kondisi mulut Anda dan menanyakan riwayat kesehatan Anda secara lengkap. Setelah pemeriksaan fisik, pemeriksaan selanjutnya dapat berupa:

  • Biopsi

Setelah pemeriksaan mulut, dokter akan mencari luka, sariawan atau jaringan yang mengalami perubahan warna ataupun benjolan untuk diperiksa lebih lanjut dengan metode biposi. Sejumlah jaringan yang dicurigai merupakan sel kanker akan diambil dan diperisi di bawah mikroskop.

  • Tes Pencitraan

Beberapa tes pencitraan atau skrening akan dilakukan guna mengetahui penyakit kanker mulut yang mungkin diderita. Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan CT Scan, MRI, dan Pet Scan guna mengetahui gambaran lengkap mengenai kondisi mulut seperti benjolan abnormal yang muncul, stadium kanker, hingga hingga kemungkinan kanker menyebar ke bagian tubuh lainnya seperti leher.

 

Selain pemeriksaan tersebut, pemeriksaan lain juga mungkin akan direkomendasikan sesuai dengan tingkat keparahan kanker mulut yang diderita. Pada kasus kanker mulut yang dicurigai telah telah menyebar ke leher di mana ditandai dengan terjadinya pembengkakan di daerah leher, tindak sitologi aspirasi jarum halus mungkin akan direkomendasikan.

 

Pengobatan Kanker Mulut

 

Dari hasil pemeriksaan, dokter akan memberikan pengobatan sesuai dengan riwayat kesehatan pasien, jenis kanker mulut, serta stadium dari kanker mulut yang diderita.

 

Sejumlah pengobatan alternatif kanker mulut yang diberikan diantaranya:

  • Operasi

Pada kasus kanker mulut stadium awal, tindak operasi menggunakan sinar laser mungkin akan direkomendasikan. Namun jika kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lain, indak pengangkatan tumor yang terkadang disertai dengan pengangkatan jaringan sehat di sekitarnya juga mungkin dilakukan.  Pada kasus pengankatan sebagian jaringan, dokter mungkin akan melakukan tindak operasi rekonstrusksi untuk kembali membentuk bagian atau jaringan yang telah diangkat.

Operasi Kanker Mulut

  • Radioterapi

Pengobatan radioterapi pada kanker mulut berguna untuk mempertahankan fungsi mengunyah, menelan, berbicara, ataupun dalam upaya meningkatkan kualitas hidup pasien. Tindak radioterapi bisa dilakukan untuk mencegah kembalinya sel-sel kanker ataupun menghancurkan sel kanker yang masih bersarang di area sekitar mulut. Prosedur yang dikenal dengan sebutan terapi radiasi ini dapat dilakukan dari luar ataupun dari dalam tubuh.

  • Kemoterapi

Kemoterapi atau kemolokal merupakan pengobatan kanker yang memanfaatkan obat-obat tertentu untuk membuh sekaligus mencegah kanker datang kembali. Pengobatan ini kerap diterapkan dengan pengobatan kanker lainnya seperti operasi ataupun radioterapi.

  • Cryosurgery

Metode pengobatan kanker tanpa operasi yang memanfaatkan nitrogen cair ini dapat mengatasi penyakit kanker jenis apapun, termasuk penyakit kanker mulut.

 

Bagi Anda yang mengalami gejala kanker mulut, segera periksakan diri ke dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat. Sebab pada stadium awal, kanker mulut bisa sembuh total.

 

Untuk yang ingin memeriksakan diri ke dokter guna mengetahui penyakit kanker yang mungkin diderita, RS Kanker FUDA juga bisa menjadi referensi. Salah satu rumah sakit kanker di Indonesia ini merupakan rumah sakit representatif dari FUDA Cancer Hospital Guanzhou, Tiongkok.

 

Salah satu rumah sakit cina terbaik dan terpercaya dalam mengatasi berbagai macam jenis penyakit kanker, RS Kanker FUDA siap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Indonesia dalam upaya menyembuhkan penyakit kanker yang diderita.

 

Selain ahli dalam penanganan kanker mulut, RS Kanker FUDA sebagai rumah sakit kanker terbaik di Asia juga memiliki keahlian khusus dalam menangani kanker atau tumor ganas lainnya seperti kanker rektumkanker paru parukanker tulangkanker lidahkanker liverkanker matakanker kulitkanker sarkomatumor otakkanker pankreaskanker serviks, kanker ovariumkanker prostat, kanker lidah dan sebagainya.

Layanan Kanker

Lihat semua >

Kanker Payudara

Kanker payudara adalah tumor ganas yang terbentuk di jaringan payudara. Kondisi ini terjadi saat sel payudara membelah tanpa terkendali dan menghasilkan jaringan tambahan sehingga terasa seperti adanya benjolan di payudara. Sel abnormal ini dapat terbentuk di kelenjar susu (lobus) atau di saluran susu (ductus) yang umum dialami oleh wanita namun…

Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru merupakan kondisi dimana sel-sel jaringan di paru-paru tumbuh tak terkendali. Penyakit kanker yang paling umum terjadi dan bisa menyebabkan kematian ini biasanya menyerang orang dewasa. Orang dengan rentan usia kurang dari 45 tahun jarang yang terkena kanker paru-paru. Anda yang merokok harus curiga jika mengalami gejala batuk berkelanjutan, terlebih…

Kanker Rektum

Kanker rektum merupakan penyakit dimana sel-sel ganas atau kanker terbentuk di jaringan rektum, yaitu saluran yang menjadi bagian terakhir dari usus besar untuk membuang feses. Kanker rektum tak hanya bisa terjadi pada rektum saja, tetapi umumnya juga menyerang usus besar atau dikenal dengan kanker kolorektal. Umumnya, kanker rektum diderita oleh…

Kanker Liver

Kanker liver merupakan penyakit mematikan. Sebab saat menderita kanker liver, organ liver tidak dapat bekerja secara semestinya.  Padahal salah satu kelenjar terbesar dalam tubuh ini memiliki banyak fungsi penting. Liver berperan dalam membersihkan darah dari racun dan zat berbahaya, mengontrol pembekuan darah, hingga memproses dan menyimpan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.