Post

Kanker lidah merupakan jenis kanker yang tumbuh pada sel-sel lidah. Umumnya, kanker lidah lebih sering terjadi pada sel skumosa yang ada di permukaan lidah. Namun tak menutup kemungkinan bagian depan atau bagian belakang yang letaknya dekat dengan tenggorokan juga terkena kanker lidah.

Penyakit kanker lidah sendiri memang jarang terjadi. Namun Anda tetap harus waspada dan mengenali gejala dari kanker lidah dengan baik agar penyakit satu ini dapat terdeteksi sedini mungkin. Sebab Oral Cancer Foundation menyebut bahwa banyak penderita kanker tidak menyadari telah menderita penyakit ini hingga penyakit kanker lidah yang diderita sudah memasuki stadium 4.

 

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Lidah

 

Hingga saat ini, penyebab dari kanker lidah belum diketahui dengan pasti. Namun beberapa faktor berikut ditengarai dapat meningkatkan risiko terkena kanker lidah:

  • Merokok

85 persen penyakit kanker yang terjadi di daerah kepala dan leher, termasuk lidah disebabkan oleh kebiasan merokok. Risiko untuk terkena kanker lidah pun semakin meningkat jika Anda telah kecanduaan rokok.

  • Mengonsumsi Minuman Alkohol

Risiko untuk menderita penyakit kanker lidah akan meningkat pada pecandu alkohol. Anda yang sudah candu terhadap minuman beralkohol memang lebih rentan untuk terkena kanker lidah, terlebih jika juga kecanduan rokok.

  • HPV atau Human Papilloma Virus

Penyebab kanker lidah dari HPV atau Human Papillomavirus sebenarnya jarang terjadi, namun tak menutup kemungkinan jika HPV bisa menyebabkan kanker mulut. Hal ini karena virus HPV dapat menyebabkan pertumbuhan jaringan abnormal di dalam mulut sehingga bisa memicu kanker.

 

Penularan virus HPV dapat dapat terjadi jika Anda bersentuhan langsung dengan kulit penderita HPV. Hubungan seksual, seks anal ataupun oral seks juga bisa memudahkan penyebaran virus HPV. 

  • Kebersihan Mulut

Kebersihan mulut juga diduga berpengaruh terhadap risiko untuk terkena kanker mulut. Menurut Departemen Kesehatan Indonesia, kurangnya kebersihan mulut beresiko 2,3 kali lebih tinggi untuk menderita kanker bagian mulut, termasuk kanker lidah. Jadi, jaga kebersihan mulut dengan baik ya agar risiko untuk terkena kanker lidah dapat diminimalisir.

 

Selain ke 4 faktor tersebut, riwayat kesehatan keluarga juga turut memengaruhi. Jika ada keluarga Anda yang menderita kanker lidah, risiko untuk terkena kanker lidah akan semakin besar. Hal lain yang juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker lidah diantaranya pola makan yang buruk, mengunyah tembakau atau sirih, sistem imun yang rendah, hingga menggunakan gigi palsu yang tidak pas.

 

Gejala Kanker Lidah

 

Pada awal diderita, umumnya gejala kanker lida tidak akan terasa, terlebih jika kanker tersebut bermula dari pangkal lidah. Namun ada beberapa hal yang harus diwaspadai, sebab hal tersebut bisa meniadi pertanda kanker lidah:

  • Benjolan di Lidah

Anda harus waspada jika muncul benjolan kecil pada lidah, terutama jika benjolan tersebut berwarna merah muda dan terasa sakit saat disentuh. Munculnya benjolan di lidah bisa menjadi gejala awal dari kanker lidah.

  • Iritasi Pada Lidah

Iritasi pada lidah merupakan gejala dari kanker lidah. Iritasi yang muncul biasanya nampak seperti sariawan biasa, namun sariawan tersebut tidak kunjung sembuh. Anda disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter jika sariawan tak kunjung sembuh lebih dari 3 minggu. 

  • Nyeri di Bagian Rahang

nyeri di bagian rahang juga bisa menjadi gejala dari kanker lidah. Karena itu, apabila Anda mengalami nyeri pada bagian rahang dan sakitnya menyebar hingga ke kepala dan bagian wajah, segera konsultasikan ke dokter kanker terbaik. Terlebih jika ini terjadi secara berulang dan berlangsung lama.

  • Sakit Tenggorokan

Gejala dari kanker idah berikutnya adalah sakit tenggrokan, termasuk sakit saat menelan. Anda harus waspada jika mengalami sakit tenggrokang yang tak kunjung hilang atau berlangsung lama. Sebab ini bisa menjadi pertanda dari kanker lidah.

 

Selain gejala tersebut, gejala lain dari kanker lidah bisa berupa lidah terasa kaku, perdarahan di lidah tanpa sebab yang jelas, rasa kebas dalam mulut yang tak kunjung hilang, dan sakit pada telinga.

 

Perbedaan Kondisi Lidah Normal dan Yang Menderita Kanker Lidah

 

Diagnosis Kanker Lidah

 

Jika Anda mengalami gejala kanker lidah yang telah disebutkan tadi, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Dokter mungkin akan menanyakan riwayat kesehatan Anda serta melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui kemungkinan adanya penyakit kanker lidah yang diderita. Dengan berkonsultasi ke dokter, kanker lidah dapat terdeteksi dengan cepat. Semakin cepat terdeteksi, semakin cepat pula penanganan yang akan didapat.

 

Adapun untuk mendiagnosis penyakit kanker lidah, berikut pemeriksaan yang mungkin dilakukan: 

  • Tes Pencitraan

Beberapa tes pencitraan atau skrening akan dilakukan guna mengetahui penyakit kanker lidah yang mungkin diderita. Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan CT Scan, MRI, dan Pet Scan guna mengetahui gambaran lengkap mengenai kondisi lidah, seperti benjolan abnormal, stadium kanker, hingga hingga kemungkinan kanker menyebar ke bagian tubuh lainnya seperti leher.

  • Biopsi

Biopsi akan dilakukan untuk memeriksa kondisi lidah. Prosedur ini dilakukan dengan cara mengambil jaringan kecil pada lidah yang dicurigai adalah kanker.  Jaringan tersebut kemudian akan diperiksa di laboratorium dengan menggunakan mikroskop.

 

Selain tes pencitraan dan biopsi, kanker lidah juga bisa dideteksi dengan metode staging dan grading. Metode ini mungkin dilakukan untuk mendeteksi kanker lidah pada stadium lanjut.

 

Lesi Ulseratif yang Menyakitkan di Lidah Pasien Wanita Asia Tua dan Diagnosis Adalah Kanker Sisi Lateral Lidah

 

Pada metode staging, terdapat sistem TNM yang befungsi untuk mengukur seberapa jauh kanker lidah menyebar. Metode ini mampu menggambarkan ukuran kanker dan penyebaran sel kanker ke bagian tubuh lainnya.

 

Pengobatan Kanker Lidah

 

Pengbatan kanker lidah akan bergantung pada riwayat kesehatan, ukuran kanker, dan stadium kanker yang akan diderita. Pengobatan yang umum diberikan meliputi:

  • Operasi

Tindak operasi biasanya direkomendasikan pada kasus kanker lidah berukuran kecil. Namun bukan berarti pada kasus kanker yang besar tidak bisa diterapkan.

 

Jika kanker sudah mencapai ukuran besar, tindak operasi pengangkatan sebagaian atau seluruh lidah yang disebut dengan glosektomi akan dilakukan. Hanya saja, tindak glosektomi akan memengaruhi kemampuan bicara serta menelan secara permanen.

  • Radioterapi

Radioterapi juga mungkin akan dianjurkan dokter. Biasanya pengobatan ini akan dikombinasikan dengan operasi atau kemoterapi.

  • Kemoterapi

Sama halnya dengan radioterapi, kemoterapi atau kemolokal juga bisa dikombinasikan dengan pengobatan alternatif kanker lain seperti operasi atau radioterapi. Umumnya kemoterapi diberikan sebelum operasi dilakukan. Atau bisa pula sesudah operasi agar sel kanker yang bersisah dapat terbunuh.

 

Selain pengobatan tersebut, ada pula pengobatan Cryosurgery. Pengobatan kanker tanpa operasi yang memanfaatkan nitrogen cair ini kabarnya dapat diterapkan pada berbagai jenis penyakit kanker, termasuk kanker lidah. Cryosurgery juga dianggap sebagai pengobatan alternatif pilihan karena cenderung minim efek samping.

 

Pengobatan yang telah disahkan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) ini juga tersedia di FUDA Cancer Hospital sebagai rumah sakit kanker terbaik di asia sejak tahun 2000 silam. Setidaknya, ada 5000 kasus dengan berbagai macam jenis kanker yang berbeda telah ditangani RS Kanker FUDA dengan teknik Cryosurgery.

 

Bagi Anda yang terdeteksi menderita penyakit kanker lidah, segera kunjungi rumah sakit kanker terdekat. Di Indonesia sendiri, kini sudah banyak rumah sakit kanker yang memberikan pelayanan maksimal dengan tenaga dokter berpengalaman dan profesional. RS Kanker FUDA misalnya, menjadi salah satu rumah sakit china terbaik dan terpercaya dalam mengatasi kanker mata dan juga kanker lainnya seperti kanker prostatkanker servikskanker rektumkanker payudarakanker paru-parukanker sarkomakanker kulitkanker pankreaskanker liverkanker tulang, kanker ovariumtumor otak, kanker mulut, kanker mata dan sebagainya. RS Kanker FUDA sebagai rumah sakit kanker indonesia merupakan rumah sakit representatif dari FUDA Cancer Hospital Guanzhou, Tiongkok.

Layanan Kanker

Lihat semua >

Kanker Payudara

Kanker payudara adalah tumor ganas yang terbentuk di jaringan payudara. Kondisi ini terjadi saat sel payudara membelah tanpa terkendali dan menghasilkan jaringan tambahan sehingga terasa seperti adanya benjolan di payudara. Sel abnormal ini dapat terbentuk di kelenjar susu (lobus) atau di saluran susu (ductus) yang umum dialami oleh wanita namun…

Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru merupakan kondisi dimana sel-sel jaringan di paru-paru tumbuh tak terkendali. Penyakit kanker yang paling umum terjadi dan bisa menyebabkan kematian ini biasanya menyerang orang dewasa. Orang dengan rentan usia kurang dari 45 tahun jarang yang terkena kanker paru-paru. Anda yang merokok harus curiga jika mengalami gejala batuk berkelanjutan, terlebih…

Kanker Rektum

Kanker rektum merupakan penyakit dimana sel-sel ganas atau kanker terbentuk di jaringan rektum, yaitu saluran yang menjadi bagian terakhir dari usus besar untuk membuang feses. Kanker rektum tak hanya bisa terjadi pada rektum saja, tetapi umumnya juga menyerang usus besar atau dikenal dengan kanker kolorektal. Umumnya, kanker rektum diderita oleh…

Kanker Liver

Kanker liver merupakan penyakit mematikan. Sebab saat menderita kanker liver, organ liver tidak dapat bekerja secara semestinya.  Padahal salah satu kelenjar terbesar dalam tubuh ini memiliki banyak fungsi penting. Liver berperan dalam membersihkan darah dari racun dan zat berbahaya, mengontrol pembekuan darah, hingga memproses dan menyimpan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.