Post

Kanker mata merupakan penyakit kanker yang berkembang di jaringan mata. Pertumbuhan sel abnormal di jaringan mata dapat tumbuh tak terkendali dan menyebar ke daerah lainnya.

 

Kanker mata terbagi menjadi beberapa jenis yaitu melanoma mata, karsinoma mata, limfoma mata, dan retinoblastoma, yaitu kanker mata yang sering ditemui pada anak. Anda tetap harus waspada dengan penyakit kanker ini meski dibanding dengan penyakit kanker lainnya, kanker mata termasuk yang jarang terjadi.

 

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Mata

 

Sama dengan penyakit kanker lainnya, hingga saat ini belum diketahui dengan pasti penyebab utama dari kanker mata. Namun beberapa hal dicurigai dapat meningkatkan risiko kanker mata seperti:

  • Warna Mata yang Terang

Anda yang memiliki warna mata terang seperti hijau, biru atau bahkan abu-abu lebih berisiko untuk terkena kanker mata. Hal ini karena mata yang lebih terang memiliki pigmen yang lebih sedikit sehingga kurang mampu melindungi mata dari sinar UV dengan baik. Penelitian menunjukkan bahwa bahkan menunjukkan bahwa orang yang memiliki warna mata cokelat berisiko lebih rendah untuk terkena kanker mata.

  • Berkulit Putih atau Pucat

Risiko untuk terkena kanker mata lebih besar pada orang berkulit putih dan pucat. Hal ini karena kulit putif lebih sensiti terhadap cahaya matahari sehingga lebih rentan untuk terkena penyakit kanker lain yang dapat menyebar ke mata.

  • Faktor Keturunan

Faktor keturunan juga turut andil terhadap risiko terkena kanker mata. Anda yang memiliki riwayat penyakit kanker mata, lebih berisiko untuk mengalaminya.

  • Memiliki Kelainan Tertentu

Adanya riwayat kelainan tertentu seperti memiliki banyak tahi lalat atau bercak hitam pada mata lebih berisiko terkena kanker mata.

  • Pertambahan Usia

Meski kanker mata bisa terjadi pada usia berapa saja, namun usia 55 tahun ke atas lebih berisiko untuk terkena kanker mata.

 

Mata Sehat dan Mata Penderita Retinoblastoma

 

Selain hal tersebut, paparan sinar matahari dan zat kimia juga bisa meningkatkan seseorang terkena kanker mata. Pria lebih berisiko terkena kanker mata dan orang yang bekerja sebagai tukang las, nelayan, petani atau pekerjaan lainnya yang berkaitan dengan paparan zat kimia berbahaya lebih berisiko terkena kanker mata.

 

Gejala Kanker Mata

 

Ada berbagai macam gejala kanker mata yang mungkin muncul, namun biasanya gejala yang dialami bergantung pada jenis kanker mata yang diderita.

 

Pada anak, gejala kanker mata dapat ditandai dengan pupir berwarna putih, mata juling, mata merah, penglihatan anak yang memburuk, perbedaan warna iris mata, hingga perdarahan pada mata. Anda harus memeriksakan kondisi kesehatan mata anak ke dokter mata jika gejala tersebut dialami anak.

 

Adapun gejala kanker mata lainnya meliputi:

 

  • Penglihatan kabur, hilang sebagian atau total
  • Meski jarang terjadi, sebagian penderita kanker mata akan merasakan adanya nyeri di bola mata atau sekitar mata
  • Melihat kilat cahaya bercak, garis bengkok atau bayangan.
  • Mata atau kelopak mata membengkak
  • Terdapat bitnik gelap pada iris mata
  • Mata mengalami peradangan

 

Itulah gejala kanker mata yang biasanya muncul. Meski tidak selamanya gejala tersebut pertanda kanker, Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter guna mengetahui kondisi kesehatan mata Anda.

 

Diagnosis Kanker Mata

 

Jika dari hasil pemeriksaan Anda dicurigai menderita kanker mata, dokter akan melakukan pemeriksaan mata secara seksama. Alat bantu seperti oftalmoskopi dan gonioskopi lensa umumnya akan digunakan saat pemeriksaan mata dilakukan. Jika dari hasil pemeriksaan tersebut dicurigai adanya sel kanker yang bersarang di jaringan mata, pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan. Berikut diantaranya:

  • Ultrasonografi (USG)

Dokter akan melakukan USG mata untuk mengetahui posisi dan ukuran sel kanker. Selain USG, pemeriksaan lain seperti CT Scan dan MRI juga mungkin direkomendasikan. 

  • Angiografi Mata

ini merupakan prosedur pemeriksaan mata menggunakan zat kimia husus yang disuntikkan ke aliran darah. Zat kimia tersebut akan menyorot pembuluh darah di balik bola mata agar dapat diambil gambarnya. Prosedur ini umumnya dilakukan untuk mengetahui gangguan mata yang diderita, termasuk kanker mata.

  • Biopsi

Dengan menggunakan jarum halus, dokter akan mengambil sampel kecil atau cairan di dalam mata atau permukaan di sekitar mata. Pada kanker mata, prosedur ini terbilang jarang dilakukan kecuali jika benar-benar diperlukan. Sebab, mengambil jaringan pada mata bukanlah hal yang mudah dan berisiko untuk menyebabkan kerusakan mata.

Pengobatan Kanker Mata

Pengobatan kanker mata antara pasien satu dengan pasien lainnya akan berbeda. Dokter kanker terbaik akan memberikan pengobatan bergantung pada jenis ukuran, stadium kanker, dan riwayat kesehatan pasien penderita.

 

Umumnya, pengobatan yang direkomendasikan adalah:

  • Pembedahan

Pembedahan dilakukan untuk mengangkat jaringan yang terkena kanker. Jenis pembedahan yang dilakukan berbeda-beda karena bergantung pada jenis kanker dan juga ukuran sel kanker yang berkembang. Pada kasus kanker mata yang telah mengenai sebagian besar mata atau seluruh mata, tindak pembedahan enukleasi mungkin akan direkomendasikan tindak enukleasi dilakukan dengan cara mengangkat seluruh bola mata pasien penderita kanker mata. Pasien yang kehilangan daya penglihatan secara menyeluruh akan direkomendasikan pengobatan ini. Untuk mengganti bola mata yang diangkat, dokter akan memasang bola mata palsu sebagai penggantinya.

  • Radioterapi

Radioterapi atau terapi radiasi merupakan prosedur pengobatan yang dilakukan oleh kebanyakan rumah sakit kanker terbaik di asia yang memanfaatkan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker yang bersarang di mata. Dibandingkan tindak pembedahan, radioterapi lebih minim menyebabkan kehilangan penglihatan atau risiko kerusakan bola mata.

  • Kemoterapi

Pengobatan alternatif kanker yang paling dikenal masyarakat luas ini juga dapat diterapkan pada kanker mata. Kemoterapi lokal atau kemolokal dapat disuntikkan langsung ke daerah mata (intraokular), ke dalam cairan serebrospinal (intratekal), atau melalui aliran darah secara sistemik (intravena).

  • Brakiterapi

Dokter akan memasukkan plat tipis yang dilapisi material radioaktif untuk mengangkat sel kanker. Brakiterapi umumnya diterapkan untuk mengatasi kanker mata melanoma maupun retinoblastoma.

  • Terapi Laser

Terapi ini dapat menghancurkan jaringan abnormal dalam tubuh dengan memanfaatkan sinar laser. Terapi laser biasanya diterapkan untuk mengobati intraocular melanoma daripada intraocular lymphoma.

  • Krioterapi

Krioterapi atau yang dikenal juga dengan istilah Crysosurgery merupakan metode pengobatan kanker tanpa operasi yang memanfaatkan nitrogen cair untuk membunuh sel kanker yang bersarang di tubuh, termasuk pada kasus kanker mata. Umumnya Krioterapi diterapkan pada kasus retinoblastoma yang masih berukuran kecil.

 

Segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami gejala dari kanker mata. Semakin cepat kanker mata terdeteksi, semakin cepat juga penanganan yang akan Anda dapatkan.

 

Bagi Anda yang terdeteksi menderita penyakit kanker mata, segera kunjungi rumah sakit kanker terdekat. Di Indonesia sendiri, kini sudah banyak rumah sakit kanker yang memberikan pelayanan maksimal dengan tenaga dokter berpengalaman dan profesional. RS Kanker FUDA misalnya, menjadi salah satu rumah sakit china terbaik dan terpercaya dalam mengatasi kanker mata dan juga kanker lainnya seperti kanker prostat, kanker servikskanker rektumkanker payudarakanker paru-parukanker sarkomakanker kulitkanker pankreas, kanker ovariumkanker liverkanker tulang, kanker lidahtumor otak, kanker mulut dan sebagainya. RS Kanker FUDA merupakan rumah sakit representatif dari FUDA Cancer Hospital Guanzhou, Tiongkok.

Layanan Kanker

Lihat semua >

Kanker Payudara

Kanker payudara adalah tumor ganas yang terbentuk di jaringan payudara. Kondisi ini terjadi saat sel payudara membelah tanpa terkendali dan menghasilkan jaringan tambahan sehingga terasa seperti adanya benjolan di payudara. Sel abnormal ini dapat terbentuk di kelenjar susu (lobus) atau di saluran susu (ductus) yang umum dialami oleh wanita namun…

Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru merupakan kondisi dimana sel-sel jaringan di paru-paru tumbuh tak terkendali. Penyakit kanker yang paling umum terjadi dan bisa menyebabkan kematian ini biasanya menyerang orang dewasa. Orang dengan rentan usia kurang dari 45 tahun jarang yang terkena kanker paru-paru. Anda yang merokok harus curiga jika mengalami gejala batuk berkelanjutan, terlebih…

Kanker Rektum

Kanker rektum merupakan penyakit dimana sel-sel ganas atau kanker terbentuk di jaringan rektum, yaitu saluran yang menjadi bagian terakhir dari usus besar untuk membuang feses. Kanker rektum tak hanya bisa terjadi pada rektum saja, tetapi umumnya juga menyerang usus besar atau dikenal dengan kanker kolorektal. Umumnya, kanker rektum diderita oleh…

Kanker Liver

Kanker liver merupakan penyakit mematikan. Sebab saat menderita kanker liver, organ liver tidak dapat bekerja secara semestinya.  Padahal salah satu kelenjar terbesar dalam tubuh ini memiliki banyak fungsi penting. Liver berperan dalam membersihkan darah dari racun dan zat berbahaya, mengontrol pembekuan darah, hingga memproses dan menyimpan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.