Post

Kanker prostat merupakan penyakit kanker yang menyerang kelenjar prostat, yaitu kelenjar kecil yang terletak di bawah kandung kemih dan mengelilingi saluran kencing. Pada pria, kanker prostat mendudui peringkat ke 3 sebagai penyebab kematian yang disebabkan penyakit kanker setelah kanker paru dan kanker usus besar. Di dunia, kasus kanker prostat terus mengalai peningkatan. Di negara Asia, Jepang, dan Korea, penyakit ini mengalami peningkatan sebesar 2,5 hingga 5 kali lipat.

 

Ilustrasi 3 Dimensi Menunjukkan Kelenjar Prostat Normal dan Adanya Tumor Di Dalam Kelenjar Prostat yang Menekan Uretra

 

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Prostat

 

Sama seperti penyakit kanker lainnya, hingga saat ini belum diketahui dengan pasti apa penyebab utama dari penyakit kanker prostat. Hanya saja, penyakit ini lebih berisiko untuk dialami pria dengan usia di atas 65 tahun.

 

Beberapa faktor risiko juga dapat menyebabkan seorang pria terserang penyakit kanker. Berikut diantaranya:

  • Faktor Keturunan

Seperti penyakit lainnya, faktor keturunan juga menjadi salah satu risiko seseorang bisa terkena kanker prostat. Jika ada keluarga laki-laki yang menderita penyakit kanker ini atau ada keluarga perempuan yang mengidap kanker payudara, risiko untuk terkena kanker prostat akan semakin besar. 

  • Pola Makan

Pria yang sering mengonsumsi daging merah atau produk susu tinggi lemak lebih berisiko untuk terkena kanker prostat dibanding pria yang jarang mengonsumsi makanan tersebut. Selain itu, terlalu sering mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker prostat.

  • Ras

Pria yang berasal dari ras Afrika-Amerika dan Karibia lebih berisiko terkena kanker prostat. 

  • Mengidap Penyakit Menular Seksual

Pria yang menderita penyakit menular seksual seperti gonorea dan klamidia di klaim bisa meningkatkan risiko terkena kanker prostat.

  • Berat Badan

Risiko seorang pria terkena kanker prostat juga meningkat jika memiliki berat badan berlebih atau obesitas.

 

Selain hal yang telah disebutkan, pria yang malas berolahraga dan perokok juga lebih berisiko untuk terkena kanker prostat. Penelitian terbaru bahkan menemukan adanya hubungan kuat antara merokok dan kanker prostat.

 

Diagram Ilustrasi Kanker Prostat

 

Gejala Kanker Prostat

 

Meski kanker prostat sering ditemui pada pria usia lanjut, Anda yang berusia muda bukan berarti tidak bisa mengalaminya. Karena itu, sembari menjalani pola hidup sehat, mengenali gejala kanker protat juga penting untuk dilakukan. Hal ini berguna agar kanker prostat dapat diketahui sedini mungkin sehingga dapat segera mendapatkan penanganan.

 

Berikut beberapa gejala kanker prostat yang mungkin muncul dan dirasakan:

  • Sering Buang Air Kecil

Salah satu gejala dari kanker prostat adalah frekuensi buang air kecil yang lebih sering dari biasanya, terutama pada malam hari. Selain itu, warna urin juga akan terlihat keruh atau mengandung darah.

  • Buang Air Kecil yang Tidak Tertahankan

Selain frekuensi buang air kecil, gejala lain yang juga mungkin dirasakan adalah keinginan buang air kecil yang tidak tertahankan. Bahkan inkontinesia urin (ngompol) bisa saja terjadi.

  • Nyeri Saat Buang Air Kecil

Gejala kanker prostat lainnya adalah nyeri saat buang air kecil. Selain perasaan nyeri, aliran air urin juga biasanya melemah,  berkurang, atau bahkan terputus-putus.

  • Sulit Buang Air Besar

Tak hanya terkait buang air kecil saja, gejala kanker prostat yang mmungkin muncul adalah sulit buang air besar. Hal ini karena letak kelenjar prostat berada di bawah kandung kemih dan didepan rektum.

  • Sulit Ereksi atau Menahan Ereksi

Karena sel abnormal di prostat bisa menyebabkan terhambatnya aliran darah ke penis saat terjadinya ereksi, maka kemungkinan seorang pria mengalami sulit ereksi bisa saja terjadi. 

  • Sperma Mengandung Darah

Tak hanya pada urin saja, gejala kanker prostat lainnya adalah adanya darah dalam sperma. Anda harus mewaspadai jika melihat cairan sperma berwarna merah muda.

 

Selain gejala tersebut gejala lain yang mungkin dirasakan adalah kehilangan nafsu makan,penurunan berat badan, mual dan muntah, nyeri pada punggung bagian bawah, paha, dan pinggul. Kelemahan atau leumpuhan pada tubuh bagian bawah juga dapat dirasakan, terlebih jika kanker prostat sudah masuk ke stadium lanjut.

 

Pemeriksaan Kanker Prostat

 

Jika gejala yang disebutkan tadi dialami, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan berikut guna mengetahui kemungkinan adanya sel kanker yang bersarang di kelenjar prostat. 

  • Colok Dubur

Colok dubur atau Digital Rectal Examination (DRE) merupakan deteksi dini penyakit kanker prostat yang mungkin diderita. Pada pemeriksaan ini, dokter akan meraba bagian prostat melalui anus menggunakan sarung tangan. Apabila dari hasil pemeriksaan terdapat ketidaknormalan pada terkstur, bentuk ataupun ukuran kelenjar prostat, pemeriksaan lebih lanjut akan disarankan.

  • Tes PSA (Prostate-Specific Antigen)

Tes PSA dilakukan guna mengukur kadar PSA protein yang dihasilkan prostat. Namun tes ini tidak bisa mendeteksi kanker prostat secara spesifik sebab, sebagian penderita kanker prostat tidak mengalami peningkatan kadar PSA. Hanya sekitar 45% penderita yang memiliki kadar PSA tinggi saat terkena kanker prostat.

  • Transrectal Ultrasound (TRUS)

Dokter mungkin juga akan merekomendasikan pemeriksaan ultrasonografi melalui rektum atau transrectal ultrasound untuk memeriksakan kemungkinan adanya jaringan mencurigakan di dalam dubur, termasuk disekitar prostat.

  • Biopsi

Biopsi merupakan prosedur yang dilakukan dengan cara mengambil jaringan prostat untuk diteliti lebih lanjut guna mengetahui kemungkinan adanya sel abnormal pada jaringan prostat.

 

Ilustrasi 3 Dimensi Kanker Prostat

 

Pengobatan Kanker Prostat

 

Bila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya sel kanker di kelenjar prostat, dokter kanker terbaik akan memberikan pengobatan sesuai dengan kondisi kesehatan, jenis kanker, lokasi kanker, dan stadium kanker yang diderita.

 

Berikut beberapa pengobatan yang direkomendasikan:

  • Operasi Pembedahan

Operasi merupakan prosedur konvensional yang umum dilakukan untuk mengatasi berbagai penyakit kanker. Pada kanker prostat, prosedur ini dilakukan dengan cara mengangkat sebagian atau seluruh kanker prostat guna mengendalikan penyebaran kanker. Namun prosedur ini memiliki beberapa efek samping. Sebagian pasien mengalami inkontinensia setelah tindak operasi dilakukan.

  • Radioterapi

Prosedur ini dilakukan dengan memanfaatkan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker prostat yang bersarang di tubuh.umumnya, radioterapi dilakukan untuk mencegah penyebaran sel kanker. Namun bisa pula dilakukan pasca operasi dengan tujuan agar sel kanker yang masih tersisa dapat terbunuh.

  • Kemoterapi

Kemoterapi lokal atau yang biasa disebut dengan kemolokal dilakukan guna mengontrol dan mencegah penyebaran sel kanker ke bagian tubuh lain. Namun beragam efek samping akan dirasakan pasien mulai dari rambut rontok, mual dan muntah, mudah lelah, hingga daya tahan tubuh menurun.

  • Terapi Hormon

Terapi hormon dilakukan guna menurunkan kadar hormon androgen dalam tubuh pria. Pengobatan alternatif kanker prostat ini biasanya direkomendasikan saat sel kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lain atau kanker prostat kembali kambuh.

 

Selain pengobatan tersebut, beberapa rumah sakit juga menerapkan pengobatan Cryosurgery dan imunoterapi untuk mengatasi penyakit kanker prostat yang diderita. RS Kanker FUDA menjadi salah satu rumah sakit kanker indonesia yang menerapkan pengobatan Cryosurgery dan imunoterapi dalam menyembuhkan penyakit kanker yang diderita pasien, termasuk kanker prostat.

 

Pengobatan Cryosurgery merupakan pengobatan kanker tanpa operasi yang memanfaatkan nitrogen cair dalam upaya membunuh sel kanker. Sementara pengobatan imunoterapi dilakukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh pasien.

 

Dengan menggunakan teknologi modern seperti Cryosurgery, RS Kanker FUDA telah mampu mengatasi 5000 kasus penyakit kanker yang berbeda seperti kanker servikskanker rektum, kanker ovariumkanker payudarakanker paru-parukanker sarkoma, kanker mulutkanker kulit, kanker lidah, kanker matakanker pankreaskanker liverkanker tulangtumor otak dan sebagainya. Dengan penerapan teknologi yang modern tersebut, RS Kanker FUDA telah berhasil dipercaya menjadi rumah sakit kanker terbaik di asia yang terpercaya.

Layanan Kanker

Lihat semua >

Kanker Payudara

Kanker payudara adalah tumor ganas yang terbentuk di jaringan payudara. Kondisi ini terjadi saat sel payudara membelah tanpa terkendali dan menghasilkan jaringan tambahan sehingga terasa seperti adanya benjolan di payudara. Sel abnormal ini dapat terbentuk di kelenjar susu (lobus) atau di saluran susu (ductus) yang umum dialami oleh wanita namun…

Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru merupakan kondisi dimana sel-sel jaringan di paru-paru tumbuh tak terkendali. Penyakit kanker yang paling umum terjadi dan bisa menyebabkan kematian ini biasanya menyerang orang dewasa. Orang dengan rentan usia kurang dari 45 tahun jarang yang terkena kanker paru-paru. Anda yang merokok harus curiga jika mengalami gejala batuk berkelanjutan, terlebih…

Kanker Rektum

Kanker rektum merupakan penyakit dimana sel-sel ganas atau kanker terbentuk di jaringan rektum, yaitu saluran yang menjadi bagian terakhir dari usus besar untuk membuang feses. Kanker rektum tak hanya bisa terjadi pada rektum saja, tetapi umumnya juga menyerang usus besar atau dikenal dengan kanker kolorektal. Umumnya, kanker rektum diderita oleh…

Kanker Liver

Kanker liver merupakan penyakit mematikan. Sebab saat menderita kanker liver, organ liver tidak dapat bekerja secara semestinya.  Padahal salah satu kelenjar terbesar dalam tubuh ini memiliki banyak fungsi penting. Liver berperan dalam membersihkan darah dari racun dan zat berbahaya, mengontrol pembekuan darah, hingga memproses dan menyimpan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.