Post

Kanker tulang ditandai dengan tumbuhnya tumor ganas atau sel kanker pada tulang. Kanker tulang terbagi menjadi dua yaitu kanker tulang primer dan kanker tulang sekunder. Kanker tulang primer muncul dan berkembang langsung didalam tulang. Sementara kanker tulang skunder terjadi akibat penyebaran dari penyakit kanker lain seperti kanker usus, kanker paru, ataupun kanker payudara yang menyebar ke tulang. Kanker tulang sekunder lebih sering terjadi dibandingkan dengan kanker tulang primer.

 

Jenis-jenis Kanker Tulang

 

Selain terbagi menjadi kanker tulang primer dan kanker tulang skunder, kanker tulang dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Berikut beberapa jenis kanker tulang berdasarkan lokasinya: 

 

Berdasarkan tempat sel kanker bermula, kanker tulang dibagi menjadi:

  • Osteosarcoma

Osteosarcoma merupakan jenis kanker primer yang umum diderita anak dan remaja dengan rentan usia sekitar 10-19 tahun dan umum ditemui pada laki-laki.  Kanker tulang jenis ini tumbuh dan berkembang pada tulang-tulang panjang seperti tulang kering, paha, dan lengan.

  • Chondrosarcoma

Pada chondrosarcoma, sel kanker tumbuh dan berkembang di dalam sel tulang rawan yang menjadi penghubung antar tulang atau melapisi tulang. Lokasi tulang yang sering terkena kanker ini adalah tulang paha, tulang panggul, tulang kaki bagian atas, tulang rusuk, tulang belikat dan bahu. Kanker jenis ini umum ditemui pada kelompok usia lanjut, yaitu urentan usia diatas 40 tahun.

  • Sarkoma Ewing’s

Kanker sarkoma ewing lebih sering menyerang remaja dengan rentan usia 10 – 20 tahun. 87 persen kanker sarkoma Ewing muncul di tulang, seeprti tulang panggul dan tulang paha namun tak menutup kemungkinan untuk tumbuh di tulang rusuk dan tulang selangka.

 

Kanker tulang ini berkembang di dalam jaringan saraf yang belum dewasa pada sumsum tulang. Jenis ini biasanya menyerang tulang paha, tulang kering, dan tulang panggul. Ewing’s sarcoma lebih sering diidap remaja laki-laki ketimbang orang dewasa, yaitu pada usia 4-15 tahun.

  • Chordoma

Kanker tulang ini jarang terjadi namun umumnya menyerang orang dengan usia diatas 30 tahun. Kanker chordoma sering muncul pada dasr tulang tengkorak atau pada tulang belakang. 

  • Fibrosarcoma

Fibrosarcoma merupakan jenis kanker tulang yang jarang muncul. Umumnya kanker jenis ini menyerang lutut bagian belakang.

 

Penderita Sakit Sendi dan Kanker Tulang Pasien

 

Penyebab Kanker Tulang

 

Kanker tulang merupakan penyakit kanker yang jarang terjadi atau terbilang langka. Namun kanker jenis ini tidak bisa disepelekan karena siapa saja dengan rentan usia anak ataupun dewasa dapat mengalaminya. Penyebab dari kanker tulang hingga saat ini belum diketahui dengan pasti. Namun selain karena perubahan atau mutasi DNA, ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatakna risiko terkena kanker tulang, seperti:

  • Faktor Genetik

Beberapa kondisi genetik langka dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker tulang. Sindrom Li-Feaumeni (SLF) dan sindrom Rothmund-Thomson (SRT) merupakan kondisi yang berisiko terkena kanker tulang.

  • Menderita Penyakit Tulang

Meski jarang terjadi, beberapa jenis penyakit tulang seperti penyakit paget dan ollier bisa meningkatkan risiko terkena kanker tulang.

  • Paparan Radiasi

Terapi radiasi tinggi seperti radioterapi guna mengatasi penyakit tertentu seperti penyakit kanker bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker tulang.

  • Riwayat Penyakit Tertentu

Orang yang pernah menderita penyakit kanker lebih berisiko tinggi untuk terkena kanker tulang. Begitupun pada pasien yang pernah menderita penyakit hernia umbilitikus sejak lahir. 

Gejala Kanker Tulang

Gejala kanker tulang yang muncul beragam dan biasanya bergantung pada lokasi kanker bersarang. Namun umumnya gejala yang dirasakan adalah:

  • Nyeri Tulang

Nyeri tulang merupakan gejala kanker tulang yang umumnya muncul. Nyeri tulang akan terasa pada lokasi kanker bersarang dan rasa nyeri yang muncul akan semakin terasa menyakitkan saat sedang bergerak.

  • Pembengkakan

Saat adanya sel abnormal atau sel kanker bersarang di tulang, area tulang tersebut bisa mengalami pembengkakan yang mungkin disertai dengan area kulit yang memerah.Jika pembengkakan terjadi pada tulang yang berdekatan dengan persendia, risiko untuk mengalami kesulitan dalam bergerak mungkin untuk dialami.

  • Kelemahan

Tak hanya kelelahan fisik saja, lelah yang sulit didefinisikan dan tidak diketahui penyebabnya juga mungkin dirasakan. Rasa lelah yang dialami penderita kanker tulang biasanya tak kunjung membaik meskipun sudah berisitrahat.

  • Tulang Rapuh

sel kanker yang bersarang di tulang bisa menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh. Pada kondisi yang parah, cedera ringan hingga patah tulang mungkin untuk dialami.

 

Selain gejala yang disebutkan tadi, gejala lain seperti penurunan berat badan secara drastis, kehilangan nafsu makan, susah tidur, demam tinggi, berkeringat di malam hari, hingga anemia akan dialami penderita penyakit kanker tulang.

 

Diagnosis Kanker Tulang

 

Untuk mendiagnosis kanker tulang, dokter akan menanyakan gejala yang dirasakan, melakukan pemeriksaan fisik dan juga melakukan tes tertentu guna mengetahui kemungkinan adanya sel kanker pada tulang. Beberapa pemeriksaan yang biasanya dilakukan diantaranya:

  • Biopsi

Biopsi dilakukan untuk mendeteksi jenis kanker dan tingkat keparahannya. Dalam prosedur ini, sejumlah sampel jaringan dari tulang akan diteliti di laboratorium untuk diperiksa.

  • X-Ray

X-Ray dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan tulang yang tidak wajar yang disebabkan oleh sel abnormal atau sel kanker. Dengan prosedur ini pula, kerusakan tulang yang disebabkan oleh kanker dapat diketahui.

  • Scan Tulang

Scan tulang dilakukan denngan cara menyuntikkan zat radioktif ke dalam tubuh melalui pembuluh vena. Apabila tulang bermaslah atau ada yang tidak normal, maka penyerapan zat radioaktif tersebut akan lebih cepat.

  • CT Scan

Pemeriksaan berupa CT Scan juga umumnya akan dilakukan untuk mengetahui kondisi tulang beserta sel kanker yang bersarang di tulang.  Selain CT Scan, prosedur MRI dan PET Scan umumnya juga akan dilakukan untuk mengetahui lebih jelas besarnya sel kanker yang bersarang di tulang.

 

Pengobatan Kanker Tulang

 

Untuk mengatasi kanker tulang, dokter kanker terbaik dari RS Kanker FUDA akan merekomendasikan pengobatan berdasarkan kondisi kesehatan, jenis kanker, lokasi kanker,dan stadium kanker tulang yang diderita. Pengobatan yang diberikan ada yang bersifat tunggal, ada pula yang dikombinasikan dengan pengobatan lainnya. 
Berikut beberapa pengobatan kanker tulang yang biasanya direkomendasikan:

  • Operasi Pembedahan

Operasi pembedahan merupakan penganan yang umum dilakukan untuk mengatasi penyakit kanker, tak terkecuali kanker tulang. Tindak pembedahan yang dilakukan pada kanker tulang terbagi menjadi dua yaitu pengangkatan tulang dan amputasi. Pengangkatan tulangan umumnya diterapkan pada kasus kanker tulang dimana sel kanker belum menyebar ke organ lain. Sementara untuk amputasi dilakukan pada kasus kanker tulang yang telah menyebar ke organ lain seperti saraf, pembuluh darah, dan kulit.

  • Kemoterapi

Kemoterapi lokal atau kemolokal merupakan pengobatan yang dilakukan dengan menggunakan obat antikanker. Obat antikanker akan disuntikkan ke dalam pembuluh darah melalui infus dengan tujuan untuk menyusutkan ataupun membunuh sel kanker.

  • Radioterapi

Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan pancaran radiasi tinggi guna membunuh sel kanker yang ada di tulang.

  • Cryosurgery

Cryosurgery merupakan Teknik pengobatan alternatif kanker modern yang memanfaatkan nitrogen cair untuk membunuh sel kanker tanpa operasi.

 

Jika Anda mengalami gejala kanker tulang, segera periksakan diri ke dokter guna mendapatkan penganangan yang tepat. Anda bisa berkonsultasi ke RS Kanker FUDA yang merupakan salah satu rumah sakit kanker Indonesia terbaik di Asia untuk mengetahui dengan pasti apakah ada kanker yang bersarang di tulang atau tidak.

 

RS Kanker FUDA Indonesia merupakan kantor representatif dari FUDA Cancer Hospital Guangzhou yang siap memberikan pelayanan terbaik guna membantu mengatasi penyakit kanker baik itu kanker rektum, kanker ovariumkanker payudarakanker prostat, kanker mulut, kanker lidahkanker paru-paru, kanker matakanker sarkomakanker pankreas, kanker kulitkanker liverkanker serviks pada wanita, tumor otak atau jenis kanker lainnya dengan berbagai macam pengobatan mulai dari pengobatan inovatif, perawatan konservatif, operasi pembedahan, hingga pendekatan holistik.

Layanan Kanker

Lihat semua >

Kanker Payudara

Kanker payudara adalah tumor ganas yang terbentuk di jaringan payudara. Kondisi ini terjadi saat sel payudara membelah tanpa terkendali dan menghasilkan jaringan tambahan sehingga terasa seperti adanya benjolan di payudara. Sel abnormal ini dapat terbentuk di kelenjar susu (lobus) atau di saluran susu (ductus) yang umum dialami oleh wanita namun…

Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru merupakan kondisi dimana sel-sel jaringan di paru-paru tumbuh tak terkendali. Penyakit kanker yang paling umum terjadi dan bisa menyebabkan kematian ini biasanya menyerang orang dewasa. Orang dengan rentan usia kurang dari 45 tahun jarang yang terkena kanker paru-paru. Anda yang merokok harus curiga jika mengalami gejala batuk berkelanjutan, terlebih…

Kanker Rektum

Kanker rektum merupakan penyakit dimana sel-sel ganas atau kanker terbentuk di jaringan rektum, yaitu saluran yang menjadi bagian terakhir dari usus besar untuk membuang feses. Kanker rektum tak hanya bisa terjadi pada rektum saja, tetapi umumnya juga menyerang usus besar atau dikenal dengan kanker kolorektal. Umumnya, kanker rektum diderita oleh…

Kanker Liver

Kanker liver merupakan penyakit mematikan. Sebab saat menderita kanker liver, organ liver tidak dapat bekerja secara semestinya.  Padahal salah satu kelenjar terbesar dalam tubuh ini memiliki banyak fungsi penting. Liver berperan dalam membersihkan darah dari racun dan zat berbahaya, mengontrol pembekuan darah, hingga memproses dan menyimpan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.