Post

Tumor otak adalah pertumbuhan sel-sel abnormal pada otak atau jaringan sekitar otak. Tumor dapat tumbuh karena adanya mutasi DNA di dalam sel. Akumulasi dari mutasi sel-sel inilah yang menyebabkan timbulnya tumor, termasuk tumor otak. Tumor otak dapat terjadi pada sel otak (primer) atau bisa pula karena kanker dari bagian tubuh lainnya yang menyebar ke otak. Tumor otak ada yang tidak menyebakan kanker, namun adapula  yang bersifat ganas dan memicu terjadinya kanker.

 

Penyebab Tumor Otak

 

Hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab utama dari munculnya tumor otak. Akan tetapi, penelitian menemukan bahwa perubahan-perubahan yang terjadi pada sel otak menjadi penyebab tumor otak berkembang menjadi ganas.

 

Beberapa faktor risiko juga dipercaya meningkatkan risiko seseorang terkena tumor otak. Faktor keturunan, efek samping prosedur radioterapi dan pernah menderita penyakit kanker pada organ tubuh lainnya ditengarai bisa memicu seseorang terkena tumor otak.

 

Selain faktor tersebut, usia juga turut memengaruhi. Orang lanjut usia atau usia lebih tua lebih berisiko tinggi untuk terkena tumor otak, meski pada rentan usia berapapun risiko terkena tumor otak tetaplah ada.

 

Ilustrasi 3 Dimensi Yang Menunjukkan Adanya Tumor di Dalam Otak

 

Jenis-jenis Tumor Otak

 

Hingga saat ini, ada sekitar 120 jenis tumor otak yang telah diketahui. Hanya saja  beberapa jenis tumor otak berikut ini paling sering dijumpai: 

  • Glioma

Gliomamerupakan tumor otak yang paling sering ditemui. Tumor ini tumbuh pada  jaringan glia dan saraf tulang belakang. Sebagian besar kasus tumor otak yang terjadi adalah jenis glioma.

  • Meningioma

Meningioma merupakan tumor yang tumbuh pada jaringan selaput otak kecil dan otak besar. Sebagian besar tumor meningioman tidak bersifat kanker namun sering dialami pada orang dewasa, terutama berjenis kelamin perempuan.

  • Tumor Neuroma

Tumor ini dapat tumbuh pada seraf saraf baik yang berada di dalam tengkorak ataupun tulang belakang. 

  • Hemangioblastoma

Tumor ini dapat tumbuh pada pembuluh darah otak. Seseorang yang menderita tumor hemangiblastoma berisiko untuk mengalami kejang-kejang dan mengalami lumpuh sebagian.  

  • Adenoma Pituitari

Tumor otak satu ini tumbuh pada permukaan kelenjat pitutari, yaitu kelenjar yang berperan dalam mengantur aktivitas kelenjar tiroid dan hormon seksual. Umumnya sebagai tumor jenis ini bersifat jinak dan sering ditemui pada orang dewasa.

  • Limfoma Sistem Saraf Pusat

Tumor satu ini terjadi pada sistem limfatik yang terdiri dari nodul limfa. Tumor jenis ini terbilang sangat ganas dan bisa menjadi pertanda adanya pertumbuhan tumor lain pada otak. Tumor ini sering terjadi pada lansia dan lebih banyak dialami oleh pria.

  • Kraniofaringioma

Tumor ini tumbuh pada area otak yang berdekatan dengan mata atau sekitar bagian bawah otak yang berdekatan dengan kelenjar pituaitari. Tumor jenis ini kebanyakan dialami oleh anak-anak dan remaja.

  • Medulloblastoma

Selain tumor kraniogaringioma, jenis tumor otak lain yang sering dijumpai pada anak-anak adalah medulloblastoma. Jenis tumor ini bersifat kanker dan tumbuh dari bagian bawah di belakang otak dan cenderung dapat menyebar hingga ke cairan saraf tulang belakang.

  • Tumor Otak Metastasis

Tumor otak metasis biasanya dialami oleh lansia yang mengalami kanker. Tumor otak metastasis berasal dari kanker bagian tubuh lainnya seperti paru-paru, payudara, kolon, ginjal ataupun kulit.

 

Dokter Dengan Penuh Seksama Memeriksa Hasil Scan MRI Pada Pasien

 

Gejala Tumor Otak

 

Gejala tumor otak  ada yang terlihat seperti gejala penyakit umum lainnya yang terkadang menjadi terabaikan. Gejala tumor otak yang muncul biasanya akan dipengaruhi oleh lokasi tumor, ukuran dan pertumbuhan tumor tersebut. Hanya saja beberapa gejala berikut ini mungkin akan dirasakan:

  • Sakit Kepala Hebat dan Terus Menerus

Meski tak selalu menjadi pertanda adanya tumor di otak, sakit kepala parah yang sering terjadi secara terus menerus bisa menjadi pertanda dari adanya tumor otak. Jadi tak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter jika menderita sakit kepala yang parah dan terjadi secara terus menerus.

  • Pandangan Kabur

Gejala lain dari tumor otak adalah berupa penglihatan atau pandangan kabur. Anda perlu menganggap adanya gangguan serius yang dialami jika sering mengalami pandangan mata kabur, apalagi  jika sudah mengganggu aktivitas.

  • Muntah Tanpa Alasan Yang Jelas

Mual dan muntah tanpa alasan yang jelas bisa menjadi pertanda dari adanya tumor pada otak. Periksa ke dokter jika mual dan muntah yang dialami tak kunjung membaik dari waktu ke waktu.

  • Memiliki Masalah Dengan Daya Ingat

Jika belakangan Anda merasa sering lupa-lupa ingat terhadap sesuai, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Karena seseorang yang menderita penyakit tumor otak lebih cenderung memiliki masalah dalam mengingat sesuatu, memiliki masalah berpikir, hingga merasa bingung dan linglung.

 

Selain gejala tersebut, gejala lain seperti lemas, alami gangguan pendengaran, kejang, kehilangan keseimbangan, sulit untuk berbicara, mengalami sensasi kebas atau mati rasa, hingga mengalami halusinasi segera konsultasikan diri ke dokter. Sebab itu juga merupakan gejala dari tumor otak. 

 

Diagnosis Tumor Otak

 

Untuk mendiagnosis tumor yang bersarang di otak ataupun jaringan sekitarnya, dokter akan memeriksakan kesehatan Anda secara menyeluruh. Jika dokter mencurigai adanya tumor otak, maka beberapa pemeriksaan akan dilakukan, seperti:

  • Pemindai Otak

Dokter akan meminta Anda untuk melakukan CT Scan, MRI, dan PET Scan guna mengetahui gambaran bagian otak secara jelas dan juga fungsinya.

  • Angiogram atau MRA

tes ini menggunakan pewarna dan sinar X dari pembuluh darah di otak guna mencari tanda-tanda adanya tumor ataupun pembuluh darah abnormal.

  • Biopsi

Biosi dilakukan dengan tujuan untuk menentukan jenis tumor dan pengobatan yang cocok untuk diberikan. Biopsi juga diperlukan untuk menentukkan apakah tumor tersebut dapat menjadi kanker atau tidak.

Pengobatan Tumor Otak

Pengobatan yang dilakukan untuk mengatasi tumor otak bergantung pada kesehatan pasien,  jenis tumor, lokasi tumor, dan besarnya sel tumor.

 

Jika sel tumor yang bersarang merupakan tumor jinak, prosedur operasi biasanya sudah cukup untuk menghilangkan tumor tersebut. Namun Anda perlu untuk rutin berkonsultasi ke dokter agar kesehatan tetap terpantau dengan baik dan kemungkinan tumor kembali tumbuh dapat diminimalisir.

 

Pada kasus tumor otak yang tidak bisa diatasi dengan pembedahan. Beberapa pengobatan tumor ini biasanya akan direkomendasikan:

  • Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan dengan menggunakan obat-obatan baik berbentuk tablet, suntikan ataupun infus. Kemoterapi dilakukan dengan tujuan untuk menyusutkan ataupun membunuh sel-sel tumor.

  • Radioterapi

Dengan menggunakan radiasi energi, sel-sel tumor akan dihancurkan. Meski mampu menyusutkan ataupun menghancurkan sel tumor, radioterapi memiliki efek samping berupa rambut rontok hingga kelelahan.

  • Radiosurgery

Pada kasus tumor yang tumbuh pada bagian yang sulit dijangkau, radiosurgery akan dianjurkan. Radiosurgeri  dapat menyusutkan, mencegah pertumbuhan, dan membunuh sel tumor.

 

Penyakit tumor otak harus segera tertangani dengan baik karena tak jarang tumor otak bersifat ganas dan memicu kanker, baik itu kanker rektumkanker payudarakanker paru-parukanker sarkomakanker pankreas, tumor otak, kanker matakanker prostat, kanker ovarium, kanker lidah, kanker mulutkanker liver, kanker kulitkanker serviks pada wanita atau jenis kanker lainnya. Bagi Anda yang terdeteksi menderita penyakit ini, lakukanlah pengobatan di RS Kanker FUDA demi ke sembuhan.

Layanan Kanker

Lihat semua >

Kanker Payudara

Kanker payudara adalah tumor ganas yang terbentuk di jaringan payudara. Kondisi ini terjadi saat sel payudara membelah tanpa terkendali dan menghasilkan jaringan tambahan sehingga terasa seperti adanya benjolan di payudara. Sel abnormal ini dapat terbentuk di kelenjar susu (lobus) atau di saluran susu (ductus) yang umum dialami oleh wanita namun…

Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru merupakan kondisi dimana sel-sel jaringan di paru-paru tumbuh tak terkendali. Penyakit kanker yang paling umum terjadi dan bisa menyebabkan kematian ini biasanya menyerang orang dewasa. Orang dengan rentan usia kurang dari 45 tahun jarang yang terkena kanker paru-paru. Anda yang merokok harus curiga jika mengalami gejala batuk berkelanjutan, terlebih…

Kanker Rektum

Kanker rektum merupakan penyakit dimana sel-sel ganas atau kanker terbentuk di jaringan rektum, yaitu saluran yang menjadi bagian terakhir dari usus besar untuk membuang feses. Kanker rektum tak hanya bisa terjadi pada rektum saja, tetapi umumnya juga menyerang usus besar atau dikenal dengan kanker kolorektal. Umumnya, kanker rektum diderita oleh…

Kanker Liver

Kanker liver merupakan penyakit mematikan. Sebab saat menderita kanker liver, organ liver tidak dapat bekerja secara semestinya.  Padahal salah satu kelenjar terbesar dalam tubuh ini memiliki banyak fungsi penting. Liver berperan dalam membersihkan darah dari racun dan zat berbahaya, mengontrol pembekuan darah, hingga memproses dan menyimpan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.