Post

Kanker liver merupakan penyakit mematikan. Sebab saat menderita kanker liver, organ liver tidak dapat bekerja secara semestinya.  Padahal salah satu kelenjar terbesar dalam tubuh ini memiliki banyak fungsi penting. Liver berperan dalam membersihkan darah dari racun dan zat berbahaya, mengontrol pembekuan darah, hingga memproses dan menyimpan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

 

Penyebab dan Faktor Risiko Terkena Kanker Liver

 

Mengetahu berbagai macam penyebab kanker liver atau kanker hati merupakan hal yang penting. Sebab kanker liver menjadi salah satu penyakit kanker yang kerap menyebabkan kematian.  Data riset tahun 2015 dari World Health Organization (WHO) bahkan menyebut bahwa kanker liver telah membunuh lebih dari 700.000 orang dari 9 juta kasius kematian yang disebabkan oleh kanker.

 

Adapun penyebab dari peyakit kanker liver hingga saat ini belum bisa dipastikan. Namun ada beberapa faktor risiko yang mungkin bisa menyebabkan seseorang menderita penyakit kanker ini. Berikut beberapa diantaranya

  • Faktor Usia dan Jenis Kelamin

Pria terbilang lebih berisiko terkena penyakit kanker liver dibadingkan wanita. Peluang pria untuk terkena penyakit ini adalah 1:81 sementar wanita 1:196.

  • Menderita Penyakit Hepatitis

Anda yang menderita penyakit hepatitis B (HBV) dan hepatitis C (HCV) terbilang lebih berisiko terkena penyakit kanker hati. Di Asia dan negara-negara berkembang, hepatitis B (HBV) merupakan penyebab umum dari kanker liver. Anda yang menderita hepatitis B dan hepatitis C juga lebih berisiko untuk terkena peyakit sirosis dan kanker hati kronis. 

  • Sirosis

Penyakit yang ditandai dengan terbentuknya jaringan parut di liver akibat kerusakan liver jangka panjang ini memang sering kali dihubungkan dengan penyakit kanker hati.

  • Menderita Penyakit Diabetes

Anda yang menderita penyakit diabetes terbilang berisiko menderita penyakit kanker liver dibandingkan orang yang tidak menderita penyakit diabetes.

  • Mengalami Obesitas

Anda yang kelebihan berat badan atau obesitas terbilang berisiko terkena penyakit kanker liver.

  • Menderita Penyakit Metabolik Turunan

Faktor keturunan juga bisa menyebabkan seseorang terkena kanker hati. Anda yang menderita penyakit metabolik turunan seperti hemokromatosis terbilang berisiko terkena sirosis atau kanker hati. 

 

Sebab saat penyakit hemakrotomatis diderita, tubuh akan menyerap terlalu banyak zat besi dari makanan yang dikonsumsi. Saat terlalu banyak zat besi yang tersimpat di organ hati, risiko untuk terkena kanker liver akan semakin tinggi.

  • Mengonsumsi Alkohol

Konsumsi alkohol secara terus menerus bisa berbahaya bagi kesehatan, karena selain bisa meningkatkan risiko kerusakan, kebiasaan ini juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker hati.

 

Selain hal tersebut, ada juga faktor lain yang juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker hati. Faktor lainnya adalah terkena paparan aflaktosin, kebiasaan merokok, paparan zat kimia seperti arsenic, paparan radiasi dan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

  • Gejala Kanker Liver

Pada stadium awal, umumnya penderita penyakit kanker liver tidak merasakan gejala apapun. Penderita biasanya baru menyadari setelah mendapatkan diagnosa dari dokter terkait penyakit kanker liver yang mungkin diderita.

 

Ilustrasi Penampakan Kanker Liver

 

Apabila Anda mengalami beberapa keluhan berikut ini, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Sebab, beberapa keluhan berikut ini bisa menjadi gejala dari penyakit kanker hati:

 

  • Berat badan turun secara drastis
  • Menderita nyeri perut, terutama nyeri perut bagian kanan atas
  • Perut membesar tanpa sebab dan terasa penuh meski hanya makan sedikit
  • Mual dan muntah
  • Menderita gatal-gatal
  • Nafsu makna menurun
  • Tubuh mudah lelah
  • Tinja berwarna pucat
  • Menderita peyakit kuning
  • Tubuh mudah memar 
  • Urine berwarna gelap
  • Berkeringat dengan suhu tubuh yang tinggi

 

Diagnosis Kanker Liver

Apabila mengalami gejala yang disebutkan tadi, segera konsultasikan ke dokter kanker terbaik terdekat guna mengetahui penyakit yang diderita. Jika dokter mencurigai adanya sel kanker pada organ liver dan Anda termasuk orang yang berisiko tinggi terkena penyakit kanker hati, sejumlah tes kesehatan akan dilakukan. 

 

Tes tersebut diantaranya:

  • Tes darah

Dokter akan melakukan tes darah untuk mengetahui fungsi organ liver dan mengetahui kondisi kesehatan pasien secara umum. Jika pada hasil pemeriksaan jumlah AFP pasien berada pada jumlah yang lebih tinggi, maka kemungkinan menderita penyakit kanker liver akan lebih besar.

  • Tes Pencitraan

Untuk memastikan hasil diagnoisis dari tes darah, dokter akan melakukan tes lanjutan yaitu USG, CT Scan, dan MRI. Ke tiga tes ini bermanfaat dalam mengetahui lokasi kanker, besarnya sel kanker yang bersarang di hati, dan juga penyebarannya. 

  • Biopsi

Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter akan melakukan biopsi dengan cara mengambil sedikit jaringan di organ hati. Jaringan tersebut akan diperiksa di laboratorium untuk memastikan lebih lanjut terkait kondisi organ hati Anda.

  • Laparoskopi

Ini merupakan pemeriksaan lanjut menggunakan selang berkamera untuk memeriksa kondisi bagian dalam perut.

 

Pengobatan Kanker Liver

 

Dari hasil pengobatan, dokter akan merekomendasikan metode pengobatan sesuai dengan kondisi kesehatan, usia, dan stadium kanker yang diderita. Berikut beberapa metode pengobatan yang biasanya dilakukan:

  • Operasi Pembedahan

Operasai pembedahan merupakan pengobatan kanker liver yang paling umum. Pembedahan umumnya dilakukan jika ukuran kanker masihlah kecil (kurang dari 5 cm) dan belum meyebar ke organ lain.

  • Transplatasi Liver

Masih dengan prosedur pembedahan. Transplatasi dilakukan dengan cata mengganti organ hati pasien penderita dengan hati yang sehat dari pendonor. Umumnya prosedur ini dilakukan pada pasien dengan kerusakan hati yang parah.

  • Ablasi

Prosedur ini dilakukan dengan cara menghacurkan sel kanker secara langsung. Metode ini umumnya diterapkan pada pasien yang tidak dapat menjalani operasi pembedahan dan juga pada sel kanker yang berukuran kecil.

  • Kemoterapi

Kemoterapi merupakan prosedur pengobatan dengan menggunakan obat-obat anti kanker yang berfungsi membantu mengendalikan penyakit kanker yang diderita dan memperlambat atau menghentikan pertumbuhannya.
 

Obat kemoterapi dapat diberikan dengan cara disuntikkan ke pembuluh darah atau lewat obat berbentuk tablet.

  • Terapi Radiasi

Terapi radiasi atau disebut radioterapi dilakukan dengan menggunakan radiasi berkekuatan tinggi untuk membunuh sel kanker. Terapi radiasi bisa diberikan melalui sinar eksternal dan internal radiasi.

  • Terapi Target

Prosedur ini umumnya disarankan pada pasien yang tidak bisa melakukan tindak pembedahan ataupun transplatasi hati. Terapi target dilakukan dengan memberikan obat khusus untuk mennghancurkan sel kanker dan menghambat sejumlah protein yang dibutuhkan sel kanker untuk tumbuh.

 

Menerapkan gaya hidup sehat, menjaga berat badan dengan baik, dan menghentikan kebiasaan mengonsumsi alkohol merupakan cara untuk mencegah terserang penyakit kanker liver.

 

Sebab dengan menerapkan gaya hidup seperti ini, risiko untuk terkena penyakit kanker liver bisa diminimalisir seminim mungkin.

 

Untuk Anda yang mengalami gejala dari penyakit kanker hati atau kanker liver, segera periksakan diri ke rumah sakit terdekat agar penyakit kanker hati yang diderita dapat terdeteksi sedini mungkin dan dapat teratasi dengan cepat.

 

Di Indonesia, ada banyak rumah sakit yang bisa mengatasi penyakit kanker hati. RS Kanker FUDA merupakan salah satu rumah sakit kanker Indonesia yang terpercaya dalam mengatasi penyakit kanker liver yang Anda derita.

 

RS Kanker FUDA menjadi rumah sakit China terdepan pengobatan kanker liver karena berupaya membantu penyembuhan dengan berbagai macam pengobatan. Pengobatan yang diberikan RS Kanker FUDA diantaranya pengobatan inovatif, perawatan konservatif, operasi pembedahan, hingga pendekatan holistik guna memberikan pelayanan terbaik bagi pasien penderita kanker hati.

 

Selain ahli dalam penanganan kanker liver, RS Kanker FUDA sebagai rumah sakit kanker terbaik di Asia juga memiliki keahlian khusus dalam menangani kanker atau tumor ganas lainnya seperti kanker rektum, kanker payudara, kanker paru-paru, kanker mulut, kanker lidah, kanker mata, kanker kulitkanker sarkoma, kanker pankreas, kanker ovarium, kanker serviks, kanker tulangkanker prostattumor otak dan sebagainya.

Layanan Kanker

Lihat semua >

Kanker Payudara

Kanker payudara adalah tumor ganas yang terbentuk di jaringan payudara. Kondisi ini terjadi saat sel payudara membelah tanpa terkendali dan menghasilkan jaringan tambahan sehingga terasa seperti adanya benjolan di payudara. Sel abnormal ini dapat terbentuk di kelenjar susu (lobus) atau di saluran susu (ductus) yang umum dialami oleh wanita namun…

Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru merupakan kondisi dimana sel-sel jaringan di paru-paru tumbuh tak terkendali. Penyakit kanker yang paling umum terjadi dan bisa menyebabkan kematian ini biasanya menyerang orang dewasa. Orang dengan rentan usia kurang dari 45 tahun jarang yang terkena kanker paru-paru. Anda yang merokok harus curiga jika mengalami gejala batuk berkelanjutan, terlebih…

Kanker Rektum

Kanker rektum merupakan penyakit dimana sel-sel ganas atau kanker terbentuk di jaringan rektum, yaitu saluran yang menjadi bagian terakhir dari usus besar untuk membuang feses. Kanker rektum tak hanya bisa terjadi pada rektum saja, tetapi umumnya juga menyerang usus besar atau dikenal dengan kanker kolorektal. Umumnya, kanker rektum diderita oleh…

Kanker Sarkoma

Kanker sarkoma adalah sejenis kanker yang menyerang tulang hingga jaringan lunak. Penyakit kanker yang cukup langka ini dapat memengaruhi jaringan tubuh seperti otot, lemak, pembuluh darah, saraf, tendon dan lapisan tulang sendi. Bagian tubuh mana pun bisa terserang kanker sarkoma, namun biasanya menyerang bagian perut, lengan dan tungkai.