Post

Kanker paru-paru merupakan kondisi dimana sel-sel jaringan di paru-paru tumbuh tak terkendali. Penyakit kanker yang paling umum terjadi dan bisa menyebabkan kematian ini biasanya menyerang orang dewasa. Orang dengan rentan usia kurang dari 45 tahun jarang yang terkena kanker paru-paru. Anda yang merokok harus curiga jika mengalami gejala batuk berkelanjutan, terlebih jika juga menderita batuk darah. Juga jika sering mengalami sesak napas karena hal tersebut bisa menjadi pertanda dari penyakit kanker paru.

 

Faktor Risiko Kanker Paru-Paru

 

Jumlah kasus kanker paru-paru di Indonesia terbilang lebih didominasi oleh pria. Berdasarkan data dari International Agency for Research on Cancer (IARC) tahun 2012, setidaknya ada 25.322 kasus kanker paru-paru pada pria dan 9.374 pada wanita.
 

Penyebab dari kanker paru-paru hingga saat ini belum bisa diketahui dengan pasti. Yang jelas, perokok aktif cenderung lebih berisiko untuk terkena kanker paru-paru. Rokok dikaitkan dengan kanker paru karena tembakau yang terdapat pada rokok disinyalir menjadi “biang kerok” atas lebih dari 80% kasus kanker paru-paru di seluruh dunia.
 

Risiko untuk terkena kanker paru pada perokok aktif memang lebih tinggi, namun bukan berarti perokok pasif tidak mungkin untuk terkena penyakit kanker ini. Perokok pasif bisa terkena kanker paru akibat paparan asap rokok yang diterima. Semakin sering  terpapar asap rokok, risiko untuk terkena kanker paru akan semakin meningkat.

 

Ilustrasi Kondisi Penderita Kanker Paru-Paru
 

Selain faktor merokok, ada faktor lain yang juga bisa menyebabkan Anda terkena kanker paru seperti paparan zat radioaktif, asbestos, kromium, nikel, arsenik, dan juga polusi udara. Faktor lainnya seperti mutase gen, faktor genetik dimana ada anggota keluarga ada yang terkena kanker jenis ini, hingga menderita penyakit tertentu yang berkaitan dengan organ paru-paru juga bisa menyebabkan Anda berisiko untuk terkena kanker paru-paru.

 

Gejala Kanker Paru-Paru

 

Pada stadium awal, kanker paru-paru bisa tidak menunjukkan gejala.  Gejala penyakit kanker paru biasanay baru muncul seiring pertuumbuhan sel kanker tersebut. Beberapa gejala umum yang biasanya muncul diantaranya: 

 

  • Batuk yang berkepanjangan atau tak kunjung sembuh dan bertambah parah. Pada beberapa kasus, ada pula yang disertai dengan batuk darah. 
  • Sulit bernapas, seperti sesak napas atau seperti kehabisan napas.
  • Nyeri atau dada terasa sakit
  • Nyeri pada tulang sendi
  • Mudah merasa lelah tanpa alasan yang jelas
  • Sulit menelan
  • Suara serak
  • Kehilangan nafsu makan
  • Berat badan turun tanpa alasan yang jelas
  • Pembengkakan pada wajah dan leher
  • Sakit kepala

 

Pemeriksaan Kanker Paru-Paru

 

Jika gejala yang disebutkan tadi Anda alami, ada baiknya untuk segera berkonsultasi ke dokter kanker terbaik guna mengetahui penyakit yang diderita. Dokter akan bertanya mengenai riwayat kesehatan dan mengevaluasi berbagai gejala yang dialami termasuk melakukan pemeriksaan fisik untuk mendiagnosa penyakit kanker paru paru yang mungkin diderita.

 

Diagram Ilustrasi Kanker Paru-Paru
 

Untuk lebih memastikan diagnosa, dokter juga akan melakukan sederet pemeriksaan kepada Anda. Berikut ini beberapa pemeriksaan yang mungkin dilakukan:

  • Sitolog Dahak

 Tes ini dilakukan dengan cara mengambil dahak atau lendir yang dibatukkan dari paru-paru. Lendir tersebut akan diperiksa di laboratorium untuk mencari sel-sel kanker dari paru-paru. 

  • Tes Pencitraan (X Ray)

Langkah pertama yang dilakukan untuk mendiagnosa penyakit kanker paru-paru adalah dengan melakukan tes pencitraan atau X-Ray. Tes ini terbilang bisa memperlihatkan tumor yang mungkin terdapat di paru-paru.

  • CT Scan

Tes lanjutan berupa CT Scan juga akan direkomendasikan untuk memastikan dengan pasti adanya tumor kecil yang mungkin terdapat di paru-paru Anda. CT Scan cenderung bisa melihat lebih jealas dibandingkankan dengan X Ray. 

  • PET CT Scan

Apabila dari hasil pemeriksaan CT Scan terlihat adanya sel kanker, dokter akan meminta  Anda untuk melakukan PET CT Scan. Tes ini berguna untuk memperlihatkan lokasi dimana sel kanker aktif. 

  • Thoracentesis

Dengan menggunakan jarum panjang khusus, dokter akan mengambil cairan dari tetap, tepatnya yang mengelilingi paru-paru. Cairan tersebut nantinya akan diperiksa di laboratorium untuk memeriksa ada tidaknya sel kanker di sekitar paru-paru. 

  • Bronskopi

Tes ini dilakukan dengan menggunakan alat khusus bernama bronkoskop yang dimasukkan melalu hidung atau mulung ke paru-paru. Tes ini bertujuan untuk mengambil sampel yang dicuragai adalah sel kanker. 

  • Aspirasi Jarum

Dengan menggunakan jarum halus, dokter akan mengambil sampel jaringan atau lendir dari paru-paru.

Pengobatan Kanker Paru-Paru

Dari hasil pemeriksaan, dokter akan menentukan pengobatan kanker paru-paru yang tepat untuk Anda sesuai dengan diagnosis yang ada. Pengobatan kanker paru-paru akan berbeda antara orang per orang karena pengobatan akan berdasarkan pada kondisi kesehatan, jenis, ukuran, posisi, dan juga stadium kanker paru-paru yang diderita. 

 

Berikut beberapa pengobatan yang mungkin disarankan: 

  • Terapi Fotodinamik

Prosedur terapi fotodinamik umumnya dilakukan untuk mengatasi penyakit kanker paru-paru stadium awal yang menolak tindak pembedahan. Prosedur terapi fotodinamik dilakukan dengan memasukkan sebuah tabung pipih ke lokasi tumor yang tedapat di paru-paru. Setelah tabung dimasukkan, sinar laser akan ditembakkan melalu tabung tersebut guna menghancurkan sel-sel kanker yang bersarang di paru-paru. 

  • Pembedahan

Untuk mengatasi penyakit kanker paru-paru yang diderita, dokter mungkin akan melakukan pembedahan untuk mengangkat sel kanker paru dan sebagian jaringan sehat di sekitarnya. 

  • Terapi Radiasi

Dikenal dengan sebutan radioterapi, terapi radiasi merupakan prosedur pengobatan yang memanfaatkan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker paru yang bersarang di paru-paru Anda.

 

Prosedur ini umumnya juga dilakukan setelah operasi pengangkatan dengan tujuan untuk membunuh sel-sel kanker yang mungkin masih tersisa. 

  • Kemoterapi

Kemoterapi merupakan salah satu pengobatan kanker yang populer dalam mengatasi penyakit kanker, termasuk kanker paru-paru.
 

Kemoterapi merupakan penanganan kanker dengan menggunakan obat-obatan yang dimasukkan ke dalam saluran darah guna membunuh sel kanker, memperlambat pertumbuhan sel kanker, dan menghambat penyebaran ke daerah lainnya.
 

Efek samping dari pengobatan ini dapat berupa mual, muntah, rambut rontok, dan kelelahan.

  • Terapi Target

Terapi target dilakukan dengan menggunakan obat-obatan untuk mencegah pertumbuhan dan penyebaran sel kanker. Obat-obatan yang diberikan untuk terapi ini dapat berupa pil ataupun obat yang diberikan dalam pembuluh darah.
 

Berhenti merokok dan menghidari paparan asap rokok merupakan cara yang bisa ditempuh untuk mencegah atau meminimalisir terserang penyakit kanker paru-paru.
 

Untuk menjaga kesehatan paru dengan baik, berolahragalah secara teratur dan konsumsilah makanan yang sehat. Sebab dengan menerapkan gaya hidup sehat seperti ini, berbagai macam penyakit, termasuk penyakit kanker paru dapat dicegah seminimal mungkin.
 

Bagi Anda yang terdeteksi adanya sel kanker pada paru-paru Anda, segera periksakan diri ke rumah sakit China terdekat agar penyakit kanker paru yang diderita dapat teratasi dengan cepat.
 

RS Kanker FUDA merupakan salah satu rumah sakit kanker Indonesia yang terpercaya dalam mengatasi penyakit kanker, termasuk penyakit kanker paru-paru. Hal ini karena RS Kanker FUDA berupaya membantu penyembuhan penyakit kanker yang diderita dengan berbagai macam pengobatan mulai dari pengobatan inovatif, perawatan konservatif, operasi pembedahan, hingga pendekatan holistic guna memberikan pelayanan terbaik bagi pasien penderita kanker.

 

Selain ahli dalam penanganan kanker paru-paru, RS Kanker FUDA sebagai rumah sakit kanker terbaik di Asia juga memiliki keahlian khusus dalam menangani kanker atau tumor ganas lainnya seperti kanker rektumkanker prostat, kanker lidah, kanker mulut, kanker tulang, kanker matakanker payudara, kanker kulitkanker liver, kanker sarkoma, kanker pankreas, kanker serviks, kanker ovarium, tumor otak dan sebagainya.

Layanan Kanker

Lihat semua >

Kanker Payudara

Kanker payudara adalah tumor ganas yang terbentuk di jaringan payudara. Kondisi ini terjadi saat sel payudara membelah tanpa terkendali dan menghasilkan jaringan tambahan sehingga terasa seperti adanya benjolan di payudara. Sel abnormal ini dapat terbentuk di kelenjar susu (lobus) atau di saluran susu (ductus) yang umum dialami oleh wanita namun…

Kanker Rektum

Kanker rektum merupakan penyakit dimana sel-sel ganas atau kanker terbentuk di jaringan rektum, yaitu saluran yang menjadi bagian terakhir dari usus besar untuk membuang feses. Kanker rektum tak hanya bisa terjadi pada rektum saja, tetapi umumnya juga menyerang usus besar atau dikenal dengan kanker kolorektal. Umumnya, kanker rektum diderita oleh…

Kanker Liver

Kanker liver merupakan penyakit mematikan. Sebab saat menderita kanker liver, organ liver tidak dapat bekerja secara semestinya.  Padahal salah satu kelenjar terbesar dalam tubuh ini memiliki banyak fungsi penting. Liver berperan dalam membersihkan darah dari racun dan zat berbahaya, mengontrol pembekuan darah, hingga memproses dan menyimpan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Kanker Sarkoma

Kanker sarkoma adalah sejenis kanker yang menyerang tulang hingga jaringan lunak. Penyakit kanker yang cukup langka ini dapat memengaruhi jaringan tubuh seperti otot, lemak, pembuluh darah, saraf, tendon dan lapisan tulang sendi. Bagian tubuh mana pun bisa terserang kanker sarkoma, namun biasanya menyerang bagian perut, lengan dan tungkai.