Post

Kanker ginjal merupakan penyakit kanker yang ditandai dengan tumbuhnya sel abnormal atau tumor ganas pada ginjal. Umumnya kanker ginjal muncul pada lapisan tabung kecil di ginjal bernama tubulus. Dalam banyak kasus, pasien penderita kanker ginjal tidak menyadari bahwa adanya sel kanker pada ginjalnya. Sebab pada awal diderita, penyakit kanker ini kerap kali tidak menimbulkan gejala.

 

Ilustrasi 3D Ginjal Sehat dan Ginjal Dengan Kanker

 

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Ginjal

 

Hingga saat ini, belum diketahui dengan pasti penyebab dari kanker ginjal. Namun Anda yang berusia 50 tahun ke atas terbilang lebih berisiko untuk terkena kanker ginjal.

 

Selain faktor usia, ada beberapa faktor risiko lain yang bisa menyebabkan seseorang terserang penyakit kanker ginjal. Berikut beberapa diantaranya:

  • Jenis Kelamin

Dibandingkan wanita, pria berisiko 2 kali lipat untuk terkena kanker ginjal.

  • Memiliki Riwayat Penyakit Ginjal

Seseorang yang memiliki riwayat penyakit ginjal lebih berisiko untuk menderita kanker ginjal, terutama bagi yang telah menjalani dialisis (cuci darah) dalam jangka panjang.

  • Faktor Genetik

Faktor genetik juga turut memengaruhi. Jika ada riwayat keluarga yang menderita penyakit kanker ginjal, maka risiko untuk terkena kanker ginjal akan lebih besar. Selain into kelainan bawaan seperti Sindrom von Hippel Lindau juga dapat meningkatkan risiko terserang kanker ginjal.

  • Paparan Bahan Kimia

Paparan bahan kima seperti asbes, benzene, pelarut organic, herbisida, dan kadmium dapat meningkatkan risiko terkena kanker ginjal.

  • Kelebihan Berat Badan

Kelebihan berat badan atau obesitas dapat menyebabkan perubahan hormon yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker ginjal.

  • Merokok

Perokok berisiko dua kali lipat untuk terkena kanker ginjal.

 

Selain hal tersebtu, Anda yang menderita tekanan darah tinggi dan mengonsumsi obat tekanan darah tinggi juga berisiko untuk terkena kanker ginjal. Konsumsi obat anti nyeri tertentu dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko terserang kanker ginjal.

 

Gejala Kanker Ginjal

 

Gejala kanker ginjal pada stadium awal mungkin tiak dirasakan penderita. Namun pada stadium lanjut, gejala berikut ini mungkin akan dirasakan:

  • Kencing berwarna keruh, atau mengandung darah 
  • Adanya benjolan di daerah pinggang
  • Nyeri dan bengkak di sekitar punggung bawah dan pinggang
  • Demam berkepanjangan (bisa terjadi berminggu-minggu)
  • Keringat berlebih di malam hari
  • Cepat lelah
  • Anemia 
  • Kehilangan nafsu makan
  • Penurunan berat badan secara drastis
  • Tekanan darah tinggi

 

Ilustrasi Tahapan Kanker Ginjal

 

Diagnosis Kanker Ginjal

 

Jika Anda mengalami gejala yang disebutkan tadi, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan secara pasti. Dalam pemeriksaan, dokter akan melakukan menanyakan gejala yang dirasakan, riwayat kesehatan, dan pemeriksaan fisik.

 

Selain hal tersebut, pemeriksaan lain untuk mendiagnosa kanker ginjal diantaranya:

  • Tes Urin

Tes urin dilakukan unntuk mendeteksi adanya darah pada urin.

  • Tes Darah

Tes darah dilakukan untuk mengetahui fungsi ginjal termasuk kemungkinan adanya gangguan pada fungsi ginjal.

  • Tes Intravena Pyelogram (IVP)

Tes ini melibatkan foto sinar X ginjal. Dokter akan menyuntikkan pewarna yang berjalan ke saluran kemih Anda, sehingga dapat memberikan gambar ginjal yang kontras pada hasil foto sinar X.

  • Tes USG

USG atau ultrasonografi juga akan dilakukan. Pemeriksaan yang dilakukan dengan memanfaatkan gelombang berfrekuensi tinggi ini mampu menghasilkan gambaran dari ginjal pasien. Dengan pemeriksaan ini, dapat diketahui jika ada tumor atau sel abnormal pada ginjal.

  • Tes CT Scan

Tes pencitraan ini mampu menampilkan gambaran ginjal dari banyak sudut dan potongan. Sehingga jika ada kelainan pada ginjal, dapat terdeteksi.

  • MRI

Tes pencitraan ini dapat menghasilkan gambar rinci dari ginjal. Suntikan zat tertentu mungkin diperlukan untuk menciptakan gambar yang lebih baik dan jelas.

  • Biopsi

Sejumlah jaringan kecil pada ginjal akan diambil untuk diperiksa di laboratorium.

Pengobatan Kanker Ginjal

 

Jika dari pemeriksaan tersebut terdeteksi adanya sel abnormal atau sel kanker pada ginjal, dokter akan menentukan pengobatan yang tepat. Pengobatan yang diberikan biasanya berdasarkan dengan kondisi kesehatan pasien, besarnya sel kanker, stadium, dan penyebarannya.

 

Beberapa pengobatan kanker ginjal diantaranya:

  • Operasi Pembedahan

Operasi merupakan pengobatan kanker ginjal yang paling serng dilakukan. Tindak operasi pembedahan terbagi menjadi 2 yaitu nefrektomi parsial dan nefrektomi radikal.

 

Prosedur nefrektomi parsial dilakukan dengan cara mengangkat sebagian organ ginjal yang terserang kanker. Prosedur ini biasanya direkomendasikan untuk penderita kanker dengan tumor yang lebih kecil atau kurang dari 4 cm. Atau pada kondisi lain dimana nefrektomi radikal tidak direkomendasikan karena dapat melukai ginjal lainnya.

 

Adapun untuk prosedur nefrektomi radikal dilakukan dengan mengankat seluruh organ ginjal beserta jaringan sekitarnya yang juga mungkin terkena. Prosedur ini dapat menyebabkan pasien harus hidup dengan satu ginjalnya saja. Adapaun operasi ini dapat dilakukan dengan metode laparoskopi.

  • Embolisasi

Embolisasi merupakan prosedur pengobatan yang dilakukan dengan cara menyuntikkan zat khusus ke dalam pembuluh vena ginjal menggunakan kateter guna menghambat aliran darah. Dengan terjadinya penyumbatan pembuluh darah, pasokan nutrisi atau oksigen ke ginjal akan terputus. Tumor pun dapat menyusut atau mengecil secara perlahan.

  • Radioterapi

Meski tidak dapat mengobati kanker ginjal secara sepenuhnya, tindak radioterapi dapat mengurangi gejala kanker yang muncul serta menghambat pertumbuhan atau perkembangan kanker.

  • Kemoterapi

Pengobatan kemoterapi atau kemolokal tersedia dalam bentuk pil ataupun suntikan intravena (melalui pembuluh darah). Pengobatan kanker tanpa operasi ini dilakukan untuk membunuh sel kanker yang bersarang di tubuh, termasuk pada ginjal.

  • Cryosurgery atau Cryotheraphy

Pengobatan alternatif kanker yang kini semakin diminati karena minim efek samping ini dapat menjadi solusi untuk mengatasi kanker ginjal. Dengan memanfaatkan nitrogen cair, sel-sel kanker yang bersarang diginjal akan dibekukkan dan dihancurkan. Metode pengobatan ini diklaim minim efek samping dibandingkan dengan pengobatan lainnya.

 

Selain pengobatan tersebut, beberapa rumah sakit kanker terbaik di Asia telah menerapkan pengobatan imunoterapi guna memaksimalkan pengobatan kanker ginjal yang diberikan. FUDA Cancer Hospital yang memiliki kantor representatif di Indonesia bernama RS Kanker FUDA termasuk rumah sakit kanker Indonesia yang sudah menerapkan metode pengobatan imunoterapi yang dikombinasikan dengan Cryosurgery dalam menyembuhkan penyakit kanker yang diderita pasien, termasuk pasien kanker ginjal.

 

Terapi  imunoterapi yang diterapkan RS Kanker FUDA disebut dengan Combined Immunotherapy for Cancer (CIC). Pengobatan ini dilakukan dengan cara mengambil sel imun dari dalam tubuh pasien. Sel imun tersebut kemudian diseleksi atau dicari yang terbaik untuk “dilatih” melawan sel kanker. Setelah “dilatih” sel tersebut akan dikembalikan ke dalam tubuh pasien dan akan bertugas membunuh sel kanker yang bersarang di tubuh.  Pengobatan ini terbilang efektif dalam memaksimalkan pengobatan kanker baik itu kanker ginjal maupun kanker lainnya seperti kanker servikskanker rektumkanker ovariumkanker payudarakanker paru-parukanker sarkomakanker mulutkanker kulitkanker lidahkanker matakanker pankreaskanker liverkanker tulangtumor otakkanker prostat, kanker lambung dan sebagainya yang diterima oleh pasien.

Layanan Kanker

Lihat semua >

Kanker Payudara

Kanker payudara adalah tumor ganas yang terbentuk di jaringan payudara. Kondisi ini terjadi saat sel payudara membelah tanpa terkendali dan menghasilkan jaringan tambahan sehingga terasa seperti adanya benjolan di payudara. Sel abnormal ini dapat terbentuk di kelenjar susu (lobus) atau di saluran susu (ductus) yang umum dialami oleh wanita namun…

Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru merupakan kondisi dimana sel-sel jaringan di paru-paru tumbuh tak terkendali. Penyakit kanker yang paling umum terjadi dan bisa menyebabkan kematian ini biasanya menyerang orang dewasa. Orang dengan rentan usia kurang dari 45 tahun jarang yang terkena kanker paru-paru. Anda yang merokok harus curiga jika mengalami gejala batuk berkelanjutan, terlebih…

Kanker Rektum

Kanker rektum merupakan penyakit dimana sel-sel ganas atau kanker terbentuk di jaringan rektum, yaitu saluran yang menjadi bagian terakhir dari usus besar untuk membuang feses. Kanker rektum tak hanya bisa terjadi pada rektum saja, tetapi umumnya juga menyerang usus besar atau dikenal dengan kanker kolorektal. Umumnya, kanker rektum diderita oleh…

Kanker Liver

Kanker liver merupakan penyakit mematikan. Sebab saat menderita kanker liver, organ liver tidak dapat bekerja secara semestinya.  Padahal salah satu kelenjar terbesar dalam tubuh ini memiliki banyak fungsi penting. Liver berperan dalam membersihkan darah dari racun dan zat berbahaya, mengontrol pembekuan darah, hingga memproses dan menyimpan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.