Teknologi Kami

Pengobatan Kanker di FUDA Cancer Hospital

Sebagai rumah sakit khusus kanker dan tumor, FUDA Cancer Hospital selalu melengkapi pelayanannya dengan teknologi kedokteran terbaru yang terbukti secara ilmiah efektif membantu pasien mengalahkan kanker serta tumor. FUDA Cancer Hospital percaya setiap kasus kanker dan tumor yang dialami pasien memiliki keunikannya tersendiri, itu mengapa dalam penanganannya kami menerapkan rumus personalized treatment plan.

 

Apa itu personalized treatment plan?

Ini adalah metode penanganan kanker dan tumor yang disesuaikan dengan status sel kanker serta tumor yang dimiliki setiap pasien. Sehingga pengobatan kanker dan tumor di FUDA Cancer Hospital tidak menganut paham “pukul rata”. Setiap kasus kanker dan tumor akan dianalisa dengan secara tim dokter yang melibatkan berbagai aspek penanganan. Personalized treatment plan kemudian diturunkan ke dalam rumus 3C+P yang terdiri dari Cryosurgical Ablation (CSA), Cancer microvascular (CMI) , Combined Immunotherapy for Cancer (CIC) dan Personalized Cancer Therapy (P). Bagaimana semua teknik ini diaplikasikan dalam pengobatan kanker dan tumor?

Cryosurgery atau CSA sudah disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat pada 1998 dan State Food and Drug Administration (SFDA) China pada 1999 sebagai teknologi kedokteran terkemuka untuk menangani kanker. FUDA Cancer Hospital sudah menggunakan teknologi ini sejak 2000. Semenjak tahun itu hingga hari ini, kemampuan FUDA Cancer Hospital untuk melakukan cryosurgery sudah diakui dunia. Sudah lebih dari 5.000 kasus kanker dari kurang lebih 34 jenis kanker ditangani FUDA Cancer Hospital dengan cryosurgery.

 

Bahkan International Society of Cryosurgery mereferensikan para dokter di seluruh dunia untuk belajar Cryosurgery di FUDA Cancer Hospital. Sebab bagi organisasi yang beranggotakan para pakar Cryosurgery ini, FUDA Cancer Hospital memiliki pengalaman terbanyak dalam melakukan operasi invasif minimal. Tak hanya itu, FUDA Cancer Hospital juga dinilai sangat unggul dalam pengalaman serta meneliti tentang Cryosurgery.

 

Cryosurgery memang disebut sebagai operasi invasif minimal karena hanya perlu lubang sebesar jarum berukuran 2-8 mm, metode ini membuat Cryosurgery bisa dilakukan tanpa operasi terbuka. Jarum akan dimasukkan ke tumor melalui bantuan teknik endoskopi, lalu sel-sel kanker mulai dibekukan dengan gas argon sampai -160 derajat celcius. Saat temperatur memasuki -40 derajat celcius, cristal es akan terbentuk dan memutus oksigen di area tumor hingga sel-sel kanker pun mati.

 

Secara perlahan suhu akan dinaikkan 20-40 derajat celcius dengan gas helium pada tahap pencairan. Di tahap inilah sel imun kita akan mulai bereaksi untuk makin mematikan sel-sel kanker. Lalu gas argon kembali dialirkan untuk membekukan tumor. Proses pembekuan dan pencairan ini akan dilakukan dalam beberapa siklus hingga masa tumor menyust dan sel-sel kanker mati. Tumor akan menyusut dan menghilang, hanya meninggalkan bekas luka. Bekuan yang mencair akan diserap tubuh atau dikeluarkan lewat kateter.

 

Pada kanker dengan ukuran tumor yang besar, cryosurgery dilakukan dalam 2-3 tahap tapi tetap tanpa memerlukan bedah terbuka karena jarum hanya ditusukkan lewat kulit. Teknik Cryosurgery bisa dijadikan terapi tunggal atau dikombinasikan dengan kemoterapi dan radioterapi dengan tingkat keberhasilan mematikan sel kanker yang sangat tinggi.

 

Kelebihan lain dari Cryosurgery adalah bisa diaplikasikan pada tumor yang lokasinya dekat dengan pembuluh besar yang pada metode operasi konvensional, sangatlah berisiko untuk dioperasi. Cryosurgery juga bisa digunakan untuk tumor berukuran kecil serta besar. Tak hanya itu untuk kanker dengan tumor yang tunggal maupun jamak, cryosurgery tetap menjadi pilihan yang aman.

 

Reaksi tubuh terhadap teknik ini pun sangat responsif, dikarenakan sel-sel kanker sudah dilumpuhkan dengan pembekuan maka sel imun tubuh bisa lebih agresif dalam mematikan sel-sel kanker. Bahkan banyak penelitian yang menyebutkan kekambuhan kanker sangat kecil ketika sel kanker dimatikan dengan teknik Cryosurgery dibanding dengan metode operasi konvesional.

FUDA Cancer Hospital Guangzhou

 

 

Cryosurgical Ablation (CSA) 

Dengan menggunakan teknik imagng-guided cryo-probe disisipkan di sekitar tumor untuk menurunkan suhu area yang ditargetkan ke -160 'Celcius atau lebih rendah. kemudian suhu dinaikkan menjadi 20 - 40 'Celcius. Teknik ini diulang dua atau tiga kali sehingga menghancurkan sel tumor. Setelah sel-sel kanker telah dihancurkan oleh CSA, sel-sel kanker yang mati akan melepaskan antigen, merangsang sistem kekebalan tubuh manusia untuk bereaksi dan akhirnya mengalirkan sel kanker yang tersisa melalui urin  dan mengurangi kekambuhan kanker