0851-0461-2299

Cerita Paman Guo, Pasien Kanker Nasofaring.

Blog - August 23,2019 00:00 WIB

Post

 

Pada Oktober 2017, dikarenakan “Massa pada leher kanan selama 1 tahun, dan juga sakit kepala selama 20 hari” Paman Guo pergi berobat di salah satu RS di Guangzhou. Dan disanalah ia didiagnosa dengan kanker nasofaring. Pada 9 Desember ia menjalani kemoterapi dengan gabungan ‘Cisplatin.’ setelah menjalani kemoterapi pertamanya paman Guo langsung jatuh sakit, dan tumornya sedikitpun tidak mengecil, tetapi ia merasa tumornya semakin menekan tenggorokannya. Sehingga setelah menjalani kemoterapi kedua ia memutuskan untuk tidak melanjutkannya dan keluar dari rumah sakit. Keluarnya dari rumah sakit paman Guo hanya meminum obat TCM untuk pengobatan tumornya. Tetapi tumor dilehernya bukannya mengecil malah jauh membesar. Hingga ia sulit untuk menelan makanan dan minumannya, tetapi ia tetap terus melanjutkan obat herbalnya tersebut. Pada Mei 2018, pendengarannyapun mulai berkurang, hidung mampet, pilek hingga mengelurkan darah, tubuh tidak bertenaga, Na rendah, hingga penurunan berat badan. dua bulan kemudian pada 31 Juli 2018, rumah sakit lain menyarankannya melakukan pemeriksaan PET-CT. Dan hasilnya menunjukkan metastasis pada kelenjar getah bening. Setelah pemeriksaan tersebut paman Guo merasa penyakitnya bukan membaik tetapi semakin berat. Pada 20 Agustus, ia menerima 1 rangkaian kemoterapi lagi dengan obat targeting, namun setelah kemoterapi hidungnya semakin tersumbat, hingga mengeluarkan ingus, sakit kepala dan penurunan pendengaran pada telinga kanan. Hingga paman Guo merasa kesal dan gelisah hanya bisa berbaring di kamar rumah sakit. Jadi ia berulang kali mendesak untuk dipulangkan.

 

 

 

 

Setelah pulang ke rumah paman Guo semakin tidak bersemangat. Ia melihat kondisi dirinya sendiri yang semakin lama semakin menurun, tidak bisa berbicara dengan jelas, hingga ia merasa berada dalam kondisi terburuknya yaitu tumornya menekan saraf tangan kanannya hingga ia merasa kesakitan, dan tidak menggerakkan tangannya, dan tidak bisa mengangkat tangannya lagi. Paman Guo sendiri merasa sudah ingin menyerah, istrinya juga sangat sedih dan menangis terus. Melihat kondisi ini, kedua anaknya merasa tidak tega sehingga mencari rumah sakit lainnya untuk pengobatan. Secara tidak sengaja mereka melihat berita mengenai RS Kanker Fuda di TV, walaupun sudah menjalani pengobatan di 3 rumah sakit yang berbeda tanpa hasil. RS Kanker Fuda sudah banyak menangani pasien mancanegara mulai dari keturunan putri Inggris, hingga Pangeran Kadar, dan pengobatannya juga membuahkan hasil yang baik. Dengan pengobatan khusus yaitu ‘3C+P’ yang dapat disesuaikan dengan kondisi pasien. Sehingga tidak sedikit juga pasien yang dapat bertahan hidup hingga 6 tahun keatas dengan kualitas hidup yang juga tinggi. Salah satu teknik pengobatan yang ditawarkan ialah Cryoterapi. Mendengar berita menggembirakan ini, kedua anak paman Guo seperti mendapatkan secercah harapan, hingga akhirnya membawa ayah mereka untuk berobat di RS Fuda setelah berkonsultasi dan benar- benar memahami pengobatan di RS tersebut.

 

 

 

 

Pada 10 September 2018, Paman Guo akhirnya tiba di RS Kanker Fuda, Setelah dokter Xu Yuyuan yang menanganinya memahami kondisinya sepenuhnya. Yaitu banyak terdapat saraf dan juga pembuluh darah arteri besar disekeliling tumor besar tersebut, sehingga ia menyarankan paman Guo menjalani intervensi.

 

Setelah menjalani kemo- intervensi pertamanya, awalnya paman Guo tidak banyak berharap, namun ternyata tumornya jauh lebih mengecil. Sebelum berobat di RS Fuda, ia merasa tumor tersebut mengganjal tenggorokannya sehingga susah untuk menelan makanan dan juga minuman, tetapi sekarang sakitnya juga menghilang secara perlahan sehingga ia bisa tertidur dengan nyenyak. Dan gejala tidak mengenakan lainnya secara perlahan mulai menghilang, hari demi hari tumor dilehernya juga jauh lebih mengecil. Pada 3 Oktober 2018, paman Guo kembali ke rumah sakit untuk intervensi keduanya, dan tumor itupun langsung menyusut dengan cepat. Setelah liburan nasional, ia sudah bisa makan dengan nikmat dan tidur dengan pulas tanpa mengalami gangguan apapun. Cara bicaranyapun sangat ceria, tangan kanannya juga sudah bisa digerakkan dan kembali seperti semula. Hal inilah yang membuat paman Guo sangat bahagia.

 

 

 

 

Foto diatas menunjukkan kondisi paman Guo yang sekarang jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya, ia sudah bisa bergaya dengan menunjukkan 2 jarinya sambil tersenyum lebar, keluarganya membuat lelucon ‘Senyuman lebar, gigi terlihat hingga mata menghilang’  Paman Guo memuji dokter berserta seluruh tim medisnya “Pelayanan, Pengobatan, kebersihan disini sangat baik, saya sangat puas. Sekarang kondisi saya jauh lebih baik, lebih nyaman. Semoga rumah sakit ini dapat membantu lebih banyak pasien kanker lainnya!” sambil berbicara tidak lupa ia mengacungkan kedua jempolnya kepada tim medis. Melihat senyum pasien seperti Paman Guo adalah kebanggan kami.