0851-0461-2299

Kanker Timus, Pemuda Pakistan

Blog - July 15,2019 00:00 WIB

Post

Lengan kiri pemuda Pakistan membengkak selama satu setengah tahun, dengan pengobatan cryotherapy dan penanaman partikel lengan kembali normal

 

 

Lee, seorang pemuda asal Pakistan, umur 24. Pada 2016 melalui pemeriksaan medis ditemukan mengidap kanker thymus. Dokter menyarankan segera menjalani kemoterapi di rumah sakit setempat. Namun ternyata 6 bulan kemudian tumornya tumbuh kembali lagi dan menjadi lebih besar dimana dia sudah kehilangan kepercayaan pada pengobatan sehingga memutuskan menggunakan obat herbal. Namun tumornya tetap terus tumbuh membesar, sehingga lengan kirinya membengkak yang mempengaruhi kehidupan sehari- harinya.

 

 

Baru-baru ini Lee berobat di RS Kanker Fuda,Guangzhou, dibawah perawatan Dr Liang Bing, Dr Liu Shupeng dan dokter- dokter lainnya, lengan kirinya yang bengkak telah kembali seperti semula karena tumornya yang juga jauh berkurang secara signifikan. Dengan hati yang gembira, ia sudah bisa menggerakan ibu jarinya kembali dan mengacungkan jempol kepada dokter- dokter.

 

 

 

 

Lee yang baru berusia 24 tahun adalah seorang mahasiswa di salah satu Universitas di Pakistan. Ia yang merupakan anak tunggal di keluarganya, sehingga kedua orang tuanya menaruh harapan yang tinggi padanya. Selama ia sakit, keluarganya benar- benar memberikan dukungan yang maksimal termasuk selama kemoterapi di rumah sakit setempat, namun setelah setengah tahun, tumornya bukan menghilang tetapi semakin membesar sehingga mengakibatkan lengan kirinya membengkak. Hal inilah yang membuatnya merasa putus asa sehingga memutuskan untuk tidak mau berobat dan hanya minum obat- obatan herbal untuk menghilangkan rasa sakitnya. Dan kondisinya menjadi memburuk dari hari ke hari. Keluarga mulai mencari metode medis yang lebih baik sehingga akhirnya mereka mendengar bahwa RS Kanker Fuda memiliki pengobatan terbaru yang diakui secara Internasional dan akhirnya mereka memutuskan untuk berobat ke Guangzhou, China.

 

 

 

 

Setelah berkonsultasi dengan para ahli di RS Kanker Fuda, hasil MRI terbaru Lee menunjukkan kanker stadium IV dengan TxNxM1, bilateral metastasis kelenjar getah bening ganda serviks, beberapa kelenjar getah bening mediastinum, dan multiple metastasis pada kedua paru-paru. Penyebaran pada kelenjar getah bening mediastinum yang besar menyebabkan menekan kerongkongan menyebabkan lengan kiri membengkak. Dr Liu Shupeng berkata “Metastasis limfatik mediastinum kanker timus, tingkat keganasan tinggi, tingkat pembedahan sulit, tumor ini tidak sensitif dengan kemoterapi. Jadi kami hanya meyarankan pengobatan lokal untuk memperpanjang hidup serta meningkatkan kualitas hidup pasien.“ Kondisi tumor mediastinal berada pada lokasi yang terlalu kritis, banyak tumor yang tumbuh di mediatinum apalagi tumor ganas susah dioperasi, pengobatan standar konvensional seperti kemoterapi, pisau gamma, pisau X, radioterapi, dll mungkin memiliki efek tertentu untuk menghilangkan tumor, namun dapat menyebabkan efek samping yang serius seperti karditis akibat radiasi, vaskulitis, pneumonia, esofagitis, hingga kematian dan tingkat kekambuhan yang relatif tinggi. Sehingga banyak pasien menolak radioterapi dan juga kemoterapi konvensional ini.

 

 

 

 

Setelah berdiskusi para ahli memutuskan untuk melakukan cryoablasi dan juga penanaman biji partikel Iodine, dikarenakan area tumor mediastinum yang luas dan juga metastasis limfatik mediastinum yang berdekatan dengan pembuluh darah besar dan jaringan saraf, dan butuh ketelitian yang sangat tinggi karena resiko besar. Metode implantasi partikel bagian lengan longitudinal,  partikel ditanam pada bagian yang tidak dapat ditutup dengan cryo, untuk menghindari kerusakan pada jaringan saraf pasien. Karena tumor yang cukup besar dilakukan 2 kali cryo terapi, Cryo terapi adalah metode ablasi invasif minimal yang aman, yang berdampak minimal pada pembuluh darah besar dan pembuluh darah besar, kerongkongan, dan saluran lambung.

 

 

 

"Kami memiliki banyak pengalaman dalam pengobatan cryotherapy mediastinal, juga cryotreapi dalam kasus lain. Kasus-kasus yang kami ditangani jauh lebih banyak. Ada beberapa pasien yang menerima cryo terapi 10 tahun yang lalu sampai sekarang kondisi masih sehat. Pengobatan minimal invasive cryoterapi dan penanaman partikel iodine di Fuda telah mencatat rekor dalam kelangsungan hidup banyak pasien. Banyak makalah akademis dan artikel telah menerbitkan. Banyak pasien yang telah ditolak di rumah sakit setempat mereka dan setelah datang ke Fuda mereka mendapat hasil pengobatan yang sangat memuaskan di Fuda, "Dr. Liang Bingmenjelaskan proses perawatan.

 

 

 

 

Setelah operasi, tumor LEE mengecil sangat signifikan. Tiga bulan berikutnya lengan kiri LEE kembali normal, dan kehidupan sehari-harinya kembali normal juga. Ketika tim dokter datang ke kamar Lee dengan senang hati mengangkat lengan kirinya dan melambai kepada semua orang. Ayahnya sangat bahagia dan berkata: " Saya sangat senang melihat kondisi Lee yang baik. Pilihan datang berobat ke Tiongkok, Guangzhou Fuda Cancer Hospital adalah pilihan yang tepat dan benar, terima kasih kami yang mendalam kepada dokter-dokter Fuda."