0851-0461-2299

Pengobatan Terbaik Untuk Tumor Dengan Banyak Pembuluh Darah

Blog - January 31,2019 00:00 WIB

Post

Beberapa hari yang lalu datang seorang pasien Rusia yang menderita kanker ginjal dengan metastasis paru. CT menunjukkan tumornya memiliki banyak pembuluh darah, pengobatan apapun dapat menyebabkan pendarahan yang luar biasa dan membahayakan nyawa. Rumah sakit lokal tidak punya pilihan lain selain membiarkannya kembali ke rumah.

 

Akhirnya tibalah ia di FUDA dimana terdapat banyak ahli di bidang Cryotherapy yang berdiskusi bersama untuk menangani kasusnya.

Pencitraan CT Menunjukan Kanker Ginjal

Menurut Prof Niu Lizhi, wakit presiden FUDA dan tim bedah utama, sang bapak memiliki kanker ginjal. Setelah operasi kankernya menyebar ke paru-parunya dan tumbuh perlahan-lahan hingga mencapai 4 cm. Rumah sakit di Rusia tidak memiliki pengobatan lain, ia hanya mendapatkan obat targeting. Tanpa efek yang signifikan. Ia terlihat lemah dan tidak bisa mentoleransi operasi lainnya, sehingga keluarganya berusaha mencari jalan lain.

 

Dan merekapun menemukan tentang Cryoablasi di FUDA Cancer Hospital, Cina, yang memiliki pengobatan yang lebih baik untuk kanker dengan penyebaran ke paru- paru, jadi mereka memutuskan untuk membawanya ke FUDA. 

 

Berdasarkan CT scan, ditemukan banyak sekali pembuluh darah disekitar tumor yang mudah membuat pendarahan. Jadi pertama dokter melakukan biopsi untuk melihat lebih jelas mengenai sifat alam tumor tersebut. 

 

Disaat jarum dimasukan pertama kalinya mengakibatkan batuk bedarah. Tim ahli di FUDA menyimpulkan bahwa ia sangat mudah sekali berdarah, dan berdasarkan tinjauan, cara yang paling aman ialah microwave ablasi lebih cocok digunakan dalam kasus dimana tumor memiliki banyak sekali pembuluh darah disekitarnya, lalu Cryoablasi. Karena microwave ablasi dapat memproduksi suhu hingga 150’C yang dapat membakar tumor dan pembuluh darah tanpa menyebabkan pendarahan, bahkan saat jarum dimasukan. Temperatur yang tinggi dapat menghentikan pendaarahan. Inilah kelebihan microwave ablasi.

Prof Niu Lizhi Melakukan Prosedur Pemasukan Jarum Microwave

Microwave ablasi mempunyai karakteristik pemanasan cepat, yang dapat membakar tumor hingga mati dalam beberapa menit saja. Namun ia juga memiliki kelemahan, karena pemanasan yang cepat gambar radiologi tidak begitu jelas dan jaringan normal juga dapat terkena imbasnya. Jadi Prof Niu dan timnya harus memiliki rencana yang sangat detail sebelum memulai operasinya, menjauhkan jarum setidaknya 2 cm dari jaringan normal yang penting. Pasien dan keluargapun cukup khawatir, namun mereka memilih untuk mempercayai prof Niu dan timnya. 

 

Prof Niu memasukan jarum ke dalam tumor dengan 2 jarum microwave, dan melakukan ablasi pada tumor tersebut selama 10 menit. Setelah ablasi, tumor terlihat mati terbakar.

Gambar Hasil Pencitraan Radiologi Kanker Ginjal

Pasien tidak memiliki pendarahan selama proses berlangsung dan tidak ada batuk berdarah setelah operasi. Hal ini menunjukkan microwave ablasi adalah pilihan yang tepat untuk kasus ini. 

 

Sehari setelah operasi, ia sudah dapat berjalan kembali ketika prof Niu mengunjunginya di lorong, Ia dengan sukacita memegang tangan Prof Niu dan berkata “Baik! Luar biasa!”

Prof Niu Lizhi Berfoto Bersama Pasien Dari Rusia

Prof Niu berkata sekarang ini FUDA memiliki beberapa teknik ablasi termasuk Cryoablasi (pembekuan tumor), microwave ablasi (membakar tumor, dan nano- knife (sengatan listrik nano). Ketiga metode ini memiliki caranya sendiri untuk menunjukkan kemampuan mereka masing- masing. Jadi FUDA memiliki beberapa senjata yang bisa dipilih untuk menangani kasus apapun.

Proses Cryoablasi Menggunakan Nano Knife

Microwave ablasi adalah pengobatan minimal invasif, dengan tingkat efisiensi yang tinggi, dalam waktu singkat (waktu ablasi biasanya kurang dari 10 menit), sedikit efek samping dan sedikit komplikasi. Metode ini aman dan terpercaya untuk pasien yang tidak dapat menjalani operasi dan cryoablasi.

Proses Pemindaian CT Pada Pasien Rusia

Microwave ablasi yang memiliki karakteristik pembekuan darah cepat, ablasi yang luas dan tingkat koagulasi yang sangat kuat, menjadikan metode ini metode yang berkembang dengan sangat pesat dalam pengobatan minimal invasif untuk tumor beberapa tahun ini. Dengan perkembangan berbagai teknologi serta penilitian dari para ahli microwave ablasi di FUDA telah mencapai level lebih lanjut.