+62851-0461-2299

FUDA WUJUDKAN KEINGINAN PASIEN KANKER ANAK JADI PRAMUGARI

Blog - September 03,2018 00:00 WIB

Post

Menjalani pengobatan kanker bukanlah perkara mudah, banyak cerita menguras emosi yang kita dengar dari pasien kanker. Memang butuh keberanian untuk menjalani setiap tahapan pemeriksaan dan pengobatan kanker yang panjang. Dan sebagai rumah sakit kanker, FUDA harus juga menjadi “kreatif” dalam menjaga semangat para pasien yang menjalani pengobatan.

Tak jarang FUDA harus mengeluarkan jurus khusus agar pasien siap menjalani pengobatan. Seperti pengalaman FUDA ketika berhadapan dengan pasien kanker anak yang baru berusia 6 tahun. Orang dewasa saja sering kali menunjukkan ketakutannya ketika hendak memulai terapi, apalagi pasien kanker anak ini.

Ia begitu takut membayangkan harus masuk ke ruang operasi demi memulai pengobatan kankernya. Ketakutannya membuat ia menolak segala pemeriksaan dan pengobatan yang akan dilakukan, mulai dari mencabut paksa selang infus sampai menendang semua perawat dan dokter yang hendak memeriksanya. Padahal kondisinya memaksa untuk segera dilakukan tindakan. Lalu apa solusinya?

FUDA kemudian melakukan pendekatan sebagai seorang teman. FUDA mengajaknya bercerita tentang hal-hal yang dia sukai. Dari percakapan itu, FUDA tahu kalau dia ingin sekali menjadi pramugari. Seketika kepala kami bercahaya, waktunya menampilkan sisi lain dari rumah sakit kanker yang selalu memotivasi pasien agar semangat menjalani pengobatan.

FUDA pun menghubungi China Southern Airlines dan bercerita tentang pasien kanker anak ini. Kebaikan memang selalu menggerakan hati banyak orang. Ini terbukti dari betapa antusiasnya para pramugari China Southern Airlines untuk datang ke FUDA Cancer Hospital, Guangzhou, dan menemui pasien mungil kami.

Begitu melihat ada banyak pramugari berdiri di depan kamarnya, pasien kanker anak ini langsung terduduk seolah tak percaya. Para pramugari datang lengkap dengan pakaian dinasnya ketika bertugas di pesawat. Mereka terlihat sangat profesional.

Para pramugari lalu menyapa pasien kanker anak ini dengan ramah. “Ini adalah hari spesial untuk kamu. Mulai hari ini kamu adalah bagian dari pramugari China Southern Airlines,” ucap salah satu pramugari yang disambut dengan pelukan hangat dari pasien mungil FUDA.

Tak hanya itu, para pramugari kemudian membuka tas mereka dan mengeluarkan topi serta scarf yang sudah disiapkan khusus untuk pasien mungil FUDA. Mereka memberi tahu apa saja persiapan yang harus dilakukan setiap kali bertugas di pesawat terbang. “Syarat pertamanya, kamu harus sehat karena itu kamu harus mau menjalani pengobatan bersama dokter serta perawat FUDA yang sangat baik-baik ini,” salah satu pramugari mulai membujuk pasien mungil FUDA.

Dan seketika pasien mungil FUDA itu pun mengangguk antusias. Dia bersedia untuk menjalani tindakan demi menghentikan agresifitas sel kankernya. Tapi sebelum memasuki ruang operasi, pasien mungil FUDA ini bergaya dan berfoto bersama para pramugari China Southern Airlines. Baru setelah itu mereka mengantar pasien mungil FUDA ini ke kamar operasi.

Saking bahagianya, pasien mungil FUDA ini tak mau melepas scarf dan topi yang diberikan para pramugari China Southern Airlines hingga depan kamar operasi. Sesaat sebelum memasuki kamar operasi, pasien mungil FUDA ini langsung memeluk para pramugari satu per satu sambil mengucapkan terima kasih serta berjanji untuk tetap semangat menjalani pengobatan agar bisa mewujudkan cita-citanya menjadi pramugari profesional.

Menyaksikan ini semua membuat FUDA semakin yakin bahwa sesungguhnya ada banyak hal yang tidak bisa dilakukan sel kanker pada kita. Salah satunya adalah sel kanker tak dapat menghentikan rasa cinta kasih yang terus tumbuh dalam diri manusia. Dan bagi kami sebagai rumah sakit khusus kanker, ini adalah energi yang terus menyemangati FUDA untuk terus memberikan pengobatan kanker terbaik agar setiap pasien kanker tetap punya harapan untuk mewujudkan mimpi-mimpinya.